APAKAH Anda pernah mendengar teman Anda bercerita baru saja mendapat kiriman foto alat kelamin pasangannya? Atau bahkan Anda sendiri pernah mengalaminya?
Kejadian seperti ini bukan hanya terjadi pada satu atau dua orang. Ternyata, data menyebutkan bahwa memang banyak pria menyukai kebiasaan aneh ini yang mungkin bagi sebagian orang dianggap tidak waras. Seperti juga yang dijelaskan oleh data survey di Australia, di mana di sana banyak pria yang melakukan kebiasaan ini.
Selama setahun terakhir, penyiar muda dari Australia Broadcasting Company, Triple J, menanyai 11.000 warga Australia berusia antara 18 hingga 29 tahun tentang segala hal, mulai dari penggunaan narkoba untuk keperluan kencan hingga aplikasi kencan.
BACA JUGA:
Salah satu temuan yang menggemparkan adalah bahwa pria tidak dapat berhenti berbagi foto senonoh mereka ke wanita, entah wanita itu menginginkannya atau tidak. Ya, salah satu fotonya adalah gambar Mr P! Lalu mengapa pria gemar mengirim gambar tersebut?
Jawaban singkatnya adalah karena mereka pikir mereka seksi. Menyurut data yang dihimpun, lebih dari 50 persen wanita yang disurvei melaporkan bahwa mereka telah menerima banyak foto yang tidak diinginkan atau gambar seksual yang tidak diinginkan. Kebiasaan ini pun banyak dilakukan perempuan. Mereka pun gemar membagikan foto telanjang atau menunjukan badannya yang seksi.
Dilansir dari New York Post, perbedaannya kalau perempuan biasanya diminta terlebih dulu. Jumlah surveynya pun tak sedikit, yaitu 78 persen perempuan mengalami kejadian ini.
Di lain sisi, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa pemuda Australia lebih terbuka untuk menemukan pasangan jangka panjang menggunakan aplikasi kencan seperti Tinder, dengan 25 persen mengatakan mereka pikir mereka akhirnya akan bertemu dengan pasangan yang tepat untuk hidupnya. Ya, walau pun secara online.
BACA JUGA:
Hal yang Lebih memprihatinkan adalah data tentang seks aman. Hanya 34 persen orang mengatakan mereka selalu melakukan seks aman, sementara delapan persen lainnya menyatakan bahwa seks tanpa kondom itu lebih mengasyikan!
(Dinno Baskoro)