BANYAK orangtua yang menindik telinga anak perempuannya karena hendak memasangkan anting. Namun menindik juga bisa dilakukan di usia dewasa. Hanya saja rasanya mungkin lebih menyakitkan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.
Infeksi karena menindik biasanya mengakibatkan rasa gatal, nyeri, daun telinga berwarna merah, bengkak, keluar cairan, dan bahkan bernanah. “Pada beberapa orang biasanya akan disertai dengan luka keropeng, tapi tidak selalu," ungkap seorang ahli dermatologi, Dr Joshua Zeichner seperti yang dikutip dari Today, Senin (4/6/2018).
Jika terjadi infeksi pada telinga akibat ditindik seperti iritasi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melepas anting-anting yang dikenakan. Selanjutnya bersihkan telinga dua kali sehari menggunakan krim hidrokortison. Atau bisa juga disembuhkan menggunakan salep khusus.
Ingin Berat Badan Tetap Ideal saat Lebaran? Ini Cara Bakar Lemak Anda
Beruntung, infeksi karena menindik biasanya hanya berlangsung selama beberapa hari dan dapat diobati dengan mudah di rumah. Akan tetapi bisa juga tidak membaik dalam waktu lama. Bila sudah begitu, maka harus segera menghubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Dokter biasanya akan memberikan antibiotik oral.
Langkah terpenting sebenarnya mencegah infeksi itu sendiri. Cara pertama yang bisa dilakukan tentu saja menjaga kebersihan. Setelah seseorang ditindik, maka dirinya harus selalu mencuci tangan sebelum menyentuh area yang ditindik. Cara ini dilakukan guna menghindari area tersebut dari paparan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.
Selain itu, tindikan juga harus dikompres dua kali sehari selama 2-5 menit. Pengompresan menggunakan kain kasa bersih yang telah direndam dengan air garam atau larutan garam. Kain kasa itu berfungsi untuk membersihkan area penindikan dengan lembut. Tak hanya membersihkan area yang ditindik, pastikan juga anting-anting yang hendak dipakai sudah steril.
Baca juga: Celana Tak Menutupi Bokong Ini Dijual Rp2 Juta, Mau Beli?
Cara membersihkan anting cukup mudah. Anting tinggal dilap menggunakan pembersih antiseptik seperti alkohol, sabun, dan air. Lakukan pembersihan setidaknya sekali seminggu karena penumpukan bakteri atau kotoran di anting dapat menimbulkan masalah infeksi. Begitu juga dengan kulit mati maupun ketombe yang terjebak di telinga. Pastikan untuk selalu membersihkannya dengan cara yang telah dijelaskan sebelumnya.
(Dinno Baskoro)