BAGI para penikmat seni, menikmati hasil karya para seniman mendatangkan suatu kepuasan tersendiri. Salah satu kota yang memiliki banyak seniman lokal adalah Yogyakarta. Dari mulai seniman yang berkarya di jalan, hingga seniman yang memajang hasil karyanya di galeri seni. Tak heran jika Yogyakarta juga memiliki festival seni yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahun oleh para penggemarnya.
Tahun ini, Yogyakarta kembali menghadirkan festival seni berskala internasional, ARTJOG. Mengusung tema Enlightenment (Pencerahan), pameran seni yang telah 11 kali diadakan ini kembali menghadirkan seniman yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Tercatat sekitar 54 seniman unjuk gigi menampilkan karyanya dalam acara ini. Karya yang terpajang lebih dari ratusan tersebut bisa dinikmati di Jogja Nasional Museum.
Tentunya acara yang berlangsung selama satu bulan penuh mulai dari 4 Mei hingga 4 Juni 2018 ini, menarik perhatian masyarakat Indonesia maupun mancanegara. Ini tampak dari malam pembukaannya yang berlangsung pada 4 Mei 2018 langsung diserbu oleh ribuan orang.
Dari sekian banyak pengunjung, salah satu yang menarik perhatian adalah kedatangan dua putri Sri Sultan Hamengkubuwono X. Putri kedua bernama Gusti Kanjeng Ratu Condrokirono tersebut datang bersama putri bungsu atau anak kelima bernama Gusti Kanjeng Ratu Bendoro.
Telah hadir sebelum pembukaan dimulai, keduanya tampak sangat menikmati berbagai karya seni para seniman baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.
Putri kedua Sri Sultan hadir dengan menggunakan baju atasa putih yang dipadukan dengan kalung simpel yang panjang hingga dada. Rambutnya dibiarkan tergerai dan ia tampak sangat menikmati karya seni dari para seniman.
Sedangkan, putri bungsu Sri Sultan juga mendampingi sang kakak yang ditemani oleh anaknya Raden Ajeng Nisaka Irdina Yudonegoro. Gusti Kanjeng Ratu Bendoro hadir dengan menggunakan dress berwarna oranye, sedangkan sang putri menggunakan atasan putih dipadukan dengan rok selutut berwarna pink.
Mereka berdua tak berhenti hanya di lantai satu gedung Jogja Nasional Museum, tapi juga melanjutkan karya seni hingga lantai berikutnya. Setelah selesai menikmati karya seni, keduanya bergegas meninggalkan gedung sambil memberikan senyuman yang ramah kepada para pengunjung yang berpapasan dengan mereka.
Setelah menggratiskan tiket masuk di malam pembukaan, mulai 5 Mei hingga 4 Juni 2018, pengunjung yang masuk akan dikenakan tarif Rp50.000 untuk selembar tiket per orang.
(Hessy Trishandiani)