Jangan Langsung Percaya, Inilah Hoax Kesehatan yang Sering Beredar di Masyarakat

Tiara Putri, Jurnalis
Kamis 03 Mei 2018 20:40 WIB
Ilustrasi (Foto: HPV Choicemdical)
Share :

KEMAJUAN teknologi membuat masyarakat mendapatkan kemudahan untuk mengakses informasi. Sayangnya hal itu tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat untuk memvalidasi informasi yang diterimanya. Hal itu membuat mereka percaya terhadap informasi bohong atau belum terbukti kebenarannya alias hoaks.

Bidang kesehatan pun tak terlepas dari hal tersebut. Akibatnya banyak pemahaman yang salah di masyarakat tentang sebuah penyakit entah itu penyebab, pengobatan, maupun efek samping. Berikut hoaks kesehatan yang sering beredar namun belum terbukti kebenarannya seperti yang dirangkum Okezone, Kamis (3/5/2018):

 Baca Juga: 5 Meme Kocak Jadi Wartawan, Nomer 3 Cuma Wartawan yang Paling Tahu

Kanker

1. Kanker baru ada di zaman sekarang. Padahal nyatanya kanker sudah ada sejak dulu.

2. Makanan tertentu seperti buah, makanan dengan pengolahan tertentu, dan vitamin C dosis tinggi dapat menyembuhkan kanker.

3. Makanan asam disebut sebagai penyebab kanker. Ada pula yang mengatakan jeruk dan lemon bersifat basa.

4. Gula diklaim menyebabkan pertumbuhan kanker semakin ganas.

5. Kanker adalah penyakit lain.

6. Obat teknologi ajaib penyembuh kanker sudah ditemukan.

7. Industri menyembunyikan pengobatan kanker.

8. Terapi kanker lebih banyak membunuh daripada menyembuhkan.

9. Upaya dunia kedokteran dalam menangani kanker sudah gagal.

10. Hewan tertentu kebal terhadap kanker.

Diabetes

1. Obat-obatan herbal dipercaya bisa menyembuhkan diabetes. Padahal terkadang kandungan obat tidak jelas dan malah bisa menaikkan kadar gula darah.

2. Obat diabetes dianggap bisa merusak ginjal. Nyatanya saat kadar gula darah tidak terkontrol karena tidak mengonsumsi obat maka ginjal bisa rusak.

3. Konsumsi insulin membuat berat badan bertambah. Hal ini memang benar, namun kenaikan hanya rata-rata 4-5 kg. Tetapi insulin dapat memperpanjang angka harapan hidup," terang dr Em.

 

Vaksin

1. Pemberian vaksin HPV dipercaya bisa sebabkan menopause dini. Akan tetapi tidak ada penelitian yang membuktikan anggapan ini. Malah fakta menunjukkan bila vaksin HPV efektif mencegah kanker serviks yang mematikan.

2. Banyak orang percaya apabila imunisasi Measles Rubella (MR) dapat membuat anak cacat. Informasi sering menyebar melalui media sosial. Padahal sudah sejak lama hal itu dibantah dan dibuktikan tidak benar. Sebaliknya, pemberian imunisasi MR memiliki manfaat untuk mencegah ketulian dan kebutaan pada anak serta penyakit campak.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya