Jangan Anggap Sepele, Tersedak Bisa Berujung Kematian Simak Penjelasannya

Tiara Putri, Jurnalis
Selasa 06 Maret 2018 16:17 WIB
Bahaya tersedak berujung kematian (Foto:Ist)
Share :

PERNAHKAH Anda mengalami kesulitan untuk menelan makanan dan minuman karena tersedak? Kesulitan tersebut dikenal dengan istilah disfagia. Kondisi ini biasa terjadi saat makan terburu-buru. Akan tetapi, disfagia bisa terjadi seiring bertambahnya usia dan memengaruhi 1 dari 5 orang lanjut usia.

Disfagia dapat menyebabkan aspirasi di mana makanan bersama enzim pencernaan dapat masuk ke jalur yang salah. Sebagaimana di ketahui, di dalam tenggorokan terdapat dua saluran. Satu saluran menghubungkan tenggorokan dengan paru-paru, sedangkan saluran lainnya menghubungkan tenggorokan dengan esofagus.

Seharusnya makanan masuk ke saluran menuju esofagus, namun jika salah masuk ke saluran menuju paru-paru. Hal ini bisa berakibat fatal karena seseorang yang mengalaminya kemungkinan bisa terkena pneunomia atau gagal napas. Sebenarnya di dalam saluran yang menghubungkan tenggorokan dengan paru-paru terdapat tulang tipis atau epiglotis. Epiglotis menghalangi partikel selain udara untuk masuk. Akan tetapi, seiring bertambahnya usia fungsi tersebut mulai melemah.

 BACA JUGA:

Benarkah Kelainan Genital Ambigu pada Anak Picu Infertilitas saat Dewasa?

Untuk mengatasi disfagia, dokter perlu melakukan beberapa tes sederhana seperti meneguk air. Tes tersebut bisa melihat tingkat keparahan yang terjadi. Bila sudah diketahui, maka pengobatan baru bisa dilakukan.

Pengobatan aspirasi biasanya mengganggu rutinitas makan. Pasien biasanya diminta untuk lebih banyak meminum cairan. Selain air putih, terdapat cairan berupa ramuan pati dari bubuk yang tidak berfluktuasi. Ramuan tersebut bisa dibuat dari madu. Sekelompok ahli geriatri di University of California di San Francisco mengungkapkan jika pengobatan dengan cairan kental dapat menyebabkan kombinasi rasa haus, mulut kering, dan kepenuhan prematur.

 BACA JUGA:

Mengenal Hiperplasia Adrenal Kongenital, Kelainan yang Bikin Anak Lahir dengan Kelamin Ambigu

Selain itu, selama proses pengobatan berlangsung pasien juga harus mengonsumsi makanan padat yang diolah menjadi bubur. Bahkan di tingkat yang lebih parah, pasien tidak diperkenankan makan dan minum secara langsung. Mereka hanya diperkenankan menerima makanan dan minuman melalui selang khusus. Namun kondisi itu dapat menyebabkan dehidrasi karena pasien kekurangan cairan.

Bila Anda mendapatkan masalah usai tersedak, segeralah berkonsultasi ke dokter. Jangan sampai hal tersebut bisa berakibat fatal seperti kematian. Demikian seperti yang dilansir dari Independent, Selasa (6/3/2018).

(Santi Andriani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya