PERNAHKAH Anda mendengar cerita tentang mati suri di mana seseorang yang telah divonis meninggal ternyata hidup kembali? Mungkin ada orang yang tidak mempercayai kejadian ini atau ada pula yang merasa takut.
Sebuah kejadian baru saja dialami oleh seorang tahanan asal Spanyol. Gonzalo Montoya telah dinyatakan meninggal usai tergelincir dari sebuah kursi di dalam sel dan langsung dibawa ke rumah sakit. Setelah melakukan pemeriksaan, tiga orang dokter sepakat bahwa pria berusia 29 tahun itu sudah tidak bernyawa. Kemudian Gonzalo dibawa ke kamar mayat untuk diotopsi oleh petugas.
(Baca Juga: Konsumsi Minyak Kelapa Murni Turunkan Risiko Penyakit Jantung Kronis)
Saat petugas tengah mempersiapkan tindakan otopsi menggunakan pisau bedah, tiba-tiba saja mereka dikagetkan oleh suara dengkuran. Hal itulah yang memberikan bukti bahwa Gonzalo belum meninggal. Melansir laman Health, Senin (15/1/2018), pihak penjaga penjara tidak mau berkomentar banyak mengenai kejadian tak biasa ini.
“Saya tidak bisa berkomentar mengenai apa yang terjadi di Institute of Legal Medicine. Namun tiga dokter berbeda telah melihat tanda-tanda kematian secara klinis sehingga masih belum jelas mengapa hal itu terjadi,” ujar juru bicara penjara kepada wartawan lokal yang berusaha mengonfirmasi.
Sementara itu, pihak rumah sakit memberikan komentar terkait penyebab kejadian tersebut. Menurut pihak rumah sakit, kemungkinan Gonzalo bangun kembali usai dinyatakan meninggal karena katelepsi.
Katelepsi adalah suatu kondisi di mana tubuh menjadi kaku dan kehilangan kesadaran layaknya orang yang meninggal. Kondisi tersebut bisa terjadi pada orang-orang yang memiliki penyakit epilepsi. Gonzalo diketahui mengalami penyakit gangguan saraf tersebut.
(Baca Juga: Apa Artinya Kalau Mata Terbuka Saat Tertidur? Bahaya Apa Tidak?)
Setelah mendengar suara dengkuran, pihak rumah sakit akhirnya memutuskan untuk melakukan perawatan kepada Gonzalo. Berdasarkan laporan, saat ini kondisinya stabil dan sedang berada di unit perawatan intensif. Ketika sadar kembali, ia pun sering berbicara mengenai istri dan anak perempuannya.
Kejadian serupa pernah terjadi pada pasien penyakit Ebola yang meninggal. Ketika dimasukkan ke plastik dan siap dibawa ke pemakaman, pasien tersebut tiba-tiba menggerakkan tangannya. Kejadian itu tertangkap kamera oleh kru Good Morning America ABC .
(Utami Evi Riyani)