CIANJUR - Ratusan pengunjung memadati Situs Meghalit Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat, pada libur panjang natal dan tahun baru 2017.
Nanang, Juru Pelihara Gunung Padang, saat dihubungi, mengatakan, selama libur panjang natal dan tahun baru, jumlah pengunjung cukup meningkat dibandingkan hari libur akhir pekan biasa dengan jumlah pengunjung mencapai 300 orang setiap harinya.
"Untuk hari ini, diperkirakan lebih dari 500 orang karena hingga sore menjelang wisatawan masih berdatangan, meskipun pengerjaan perbaikan jalan sedikit menghambat laju kendaraan," katanya, Selasa (26/12/2017).
Pihaknya memperkirakan angka kunjungan akan terus meningkat hingga pergantian tahun tepatnya menjelang habisnya libur panjang sekolah. Seiring meningkatnya wisatawan yang datang, puluhan juru pelihara diturunkan secara bergantian.
"Mereka bertugas mengimbau wisatawan yang datang untuk tidak naik dan duduk atau merusak situs. Karena selama ini, banyak wisatawan yang kurang memperhatikan dimana mereka berhenti untuk berswa poto atau istirahat," katanya.
Sementara nenek Umi yang sudah berusia hampir seabad warga Warungkondang, Cianjur, sengaja datang ke Gunung Padang karena penasaran hanya melihat di televisi dan mendengar cerita dari cucu dan cicitnya.
Meskipun telah berusia lanjut, nenek dari belasan cicit itu, masih kuat berjalan menyusuri ratusan anak tangga untuk sampai ke puncak teratas Gunung Padang, didampingi seorang cucunya, tanpa terlihat lelah.
(Baca Juga: Misteri Serba 5 di Situs Gunung Padang)
"Nenek penasaran karena letak Gunung Padang hanya beberapa puluh menit dari kampung kami di Warungondang. Akhirnya bisa sampai juga ke Gunung padang, melihat ciptaan sang maha kuasa yang katanya sudah mendunia," katanya.
Hal senada terucap pula dari puluhan orang rombongan dari Jakarta, yang sebagian besar membawa keluarganya ke Gunung Padang, sambil memberikan wawasan budaya dan pendidikan pada anak-anaknya.
(Baca Juga: Misteri Harta Karun di Gunung Padang)
"Kalau tahu sudah sejak lama dari media televisi, namun baru tahun ini, bisa datang bersama keluarga. Gunung Padang sarat dengan budaya dan edukasi untuk anak-anak, sehingga kami memilih ke sini untuk menghabiskan liburan," kata Gina R (40) wisatawan asal Jakarta Selatan.
Sementara itu, menjelang malam pergantian tahun, sejumlah hotel berbintang dan melati di kawasan Puncak-Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, kebanjiran pesanan, bahkan sejumlah hotel terpaksa menolak calon pemesan.
Iwan Boim Humas Zury Hotel di Jalan Raya Puncak-Cipanas, pada wartawan Selasa, mengatakan, sejak beberapa hari terakhir pesanan kamar untuk malam pergantian tahun di hotel tersebut telah terpesan seluruhnya.
Sedangkan selama libur natal hingga saat ini, dari puluhan kamar yang tersedia, 80 persen diantaranya masih terisi hingga awal tahun."Untuk tahun baru, seluruh kamar sudah terpesan seluruhnya, sehingga kami terpaksa mengarahkan calon tamu ke hotel lain," katanya.
Untuk menarik minat tamu yang datang, pada malam pergantian tahun, pihak managemen menggelar acara hiburan dengan menyajikan kesenian dan makanan tadisional serta area hotel dihiasi dengan lampu gentur khas Cianjur.
Sedangkan untuk harga sewa pada malam pergantian tahun, ungkap dia, naik 100 persen dari hari libur biasa. Meskipun kenaikan harga cukup tinggi, tambah dia, tidak mengurangi minat tamu undang datang ke hotel tersebut.
(Baca Juga: 6 Meme Kocak Bukti The Power of Emak-Emak)
Sementara Asst Marcom Manager Palace Hotel, Panji, mengatakan, hingga saat ini, pesanan kamar untuk malam tahun baru di hotel berbintang itu, belum terlalu tinggi, namun pihaknya memperkkirakan satu hari menjelang akan meningkat hingga 90 persen.
"Kami memperkirakan pertanggal 30 Desember hingga 2 Januari, angka pesanan akan meningkat tajam, seperti tahun-tahun sebelumnya. kebanyakan tamu yang datang dadakan, diperkirakan angka mencapai angka 90 persen," katanya.
Untuk menarik tamu yang datang, tambah dia, pihak managemen juga menggelar berbagai acara pada malam pergantian tahun dengan menghadirkan artis ibu kota dan sejumlah pertunjukan kesenian.
(Baca Juga: 5 Pesepakbola Muslim Ini Punya Istri Super Cantik yang Bikin Anda Iri)
Sedangkan penuhnya hotel berbintang di kawasan Puncak-Cipanas, mendatangkan rejeki untuk pengelola hotel kelas melati di sepanjang jalur tersebut, salah satunya Wisma Haji di Ciloto-Puncak.
"Kalau saat ini, masih sepi dan yang booking baru beberapa persen, namun seperti tahun-tahun sebelumnya jumlah tamu akan meningkat tajam pada malam pergantian tahun, mereka yang tidak mendapat kamar hotel langsung datang ke hotel kami," kata Frazialis Staf Office Wisma Haji.
(Muhammad Saifullah )