Karya Seni Indah Ini Jadi Pembicaraan Netizen, Siapa Sangka Semuanya Hanya dari Daun Kering!

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 19 Desember 2017 16:32 WIB
Karya seni dari daun kering (Foto:Dailymail)
Share :

 

INSPIRASI dalam berkarya seni bisa datang dari mana saja. Tak terkecuali dari sesuatu yang mungkin Anda anggap tidak berguna.

Ya, dari daun kering ternyata bisa menciptakan karya seni yang bernilai tinggi. Adalah Joanna Hedrick, seorang konselor di Sacramento State University, yang telah mengubah daun kering tak berguna menjadi sesuatu yang indah dipandang mata. Tak sekadar sampah yang patut dibersihkan, Joanna meracik daun berserakan itu menjadi pola yang menarik dan banyak netizen kemudian membicarakan apa yang telah dia ciptakan.

Dilansir dari Daily Mail, Selasa (19/12/2017), ibu dua anak, yang baru saja menyelesaikan gelar filsafat, telah membuat karya seni instalasi daun gingko sejak 2013, saat dia ingin membuat latar belakang foto keluarga yang menarik.

BACA JUGA:

Mengenang Perjalanan Ki Samin Melawan Penjajah Lewat Festival di Bojonegoro

Terinspirasi oleh seniman Inggris Andy Goldsworthy OBE, yang terkenal dengan penglihatan seni tanahnya, dia segera mulai menyapu dedaunan di kawasan kampusnya menjadi serangkaian hal yang berestetika.

Visual mengesankan ini cukup fokus dalam segala bentuknya. Tak hanya itu, Joanna juga sepertinya sungguh-sungguh dan memerhatikan hal detail.

 

Seperti yang terlihat di gambarnya, beberapa desainnya berbentuk spiral dan lingkaran, sementara yang lainnya berubah menjadi labirin dan sarang lebah yang rumit. Masing-masing membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk menyelesaikannya.

Saat ini, konselor artistik ini hanya mengelola enam instalasi per tahun, namun setelah memposting gambar pekerjaannya secara online, permintaan untuk berseni ini telah berkembang. Akun Instagram-nya sekarang mengumpulkan lebih dari 680 pengikut.

"Menurut saya, seni ini tentang mengambil sesuatu yang sudah indah dan membuatnya menjadi sesuatu yang lebih unik, yang tidak bisa Anda lewatkan begitu saja," kata Joanna.

BACA JUGA:

Pecahkan Rekor, Pelayar Asal Perancis Keliling Dunia Hanya dalam 42 Hari 16 Jam

Sementara itu, sebuah tulisan baru-baru ini menjelaskan bahwa dia mendapatkan inspirasi dari matahari, lengkap dengan sinar yang kuat, sementara yang lain mengemukakan akronim untuk satu kampus: CSUS.

 

Untuk merayakan Thanksgiving bulan lalu, Joanna menciptakan simbol yin-yang yang saling terkait. Dia memberi judul: 'Happy Thanksgiving untuk semua orang. Sedikit pengingat untuk menjaga keseimbangan dalam hidupmu.'

Belum lama ini, Joanna juga baru saja mempublish karya teranyar. Salah satu desain terbarunya adalah sarang lebah madu, yang hampir sempurna simetris!

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya