Lestarikan Tradisi, Ribuan Apem Dibagikan di Objek Wisata Religi Pengging

, Jurnalis
Jum'at 17 November 2017 18:33 WIB
Ilustrasi (Foto: Antara)
Share :

BOYOLALI - Ribuan kue apem keongmas dibagikan kepada masyarakat dalam upacara tradisi yang digelar di kawasan objek wisata Pengging, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat.

Pada upacara tradisi di Kecamatan Banyudono itu disebar apem keongmas yang digelar oleh masyarakat setempat setiap tahun pada bulan Safar menurut kalender jawa tersebut bertujuan selain untuk melestarikan budaya peninggalan nenek moyang, juga menjadi daya tarik wisatawan, baik dari lokal maupun mancanegara.

Upacara tradisi sebaran apem keongmas yang diawali dengan kirab budaya prajurit keraton, Pakasa, kelompok drumband dan peserta kirab lainnya sempat diwarnai turun hujan tersebut tetap berjalan dari halaman Kantor Kecamatan Banyudono menuju depan Masjid Ciptomulyo atau kawasan objek wisata Pengging.

Bahkan, ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah meski turun hujan tetap antusias memadati sepanjang pinggiran jalan dengan berteduh di teras rumah dan toko warga untuk melihat kirab budaya dan sambil menunggu dimulainya sebaran apem keongmas dibagikan kepada masyarakat.

Menurut Asisten II Sekda Boyolali Widodo Al Munir mewakili Bupati Seno Samodro yang berhalangan hadir pihaknya berharap upacara ritual sebar apem keongmas tersebut dapat meningkatkan kemajuan kunjungan wisata di objek wisata Pengging dan sekitarnya.

Menurut Widodo upacara tradisi yang sudah berlangsung sejak zaman nenek moyang itu tetap terus dilestarikan untuk mendorong kemajuan wisata religi di Pengging.

"Kami melihat di kawasan Pengging banyak objek wisata, khususnya religi, karena di daerah ini, terdapat makam-makam leluhur ternama, seperti Pujangga Kraton Surakarta Hadiningrat, Raden Ngabehi Yoso Dipuro, Ki Ageng Pengging (Kebo Kenongo), Handayaningrat, dan Padmonegoro," katanya.

Wisatawan yang berkunjung di daerah ini, kata dia, dapat melihat kegiatan upacara tradisi sebar apem, dan sekaligus dapat berkunjung langsung ke wisata religi di Pengging.

Menurut Camat Banyudono Wagino pada upacara ritual sebar apem keongmas tahun ini, sebanyak 20.000 buah. Seluruh apem merupakan sumbangan dari masyarakat sekitar. "Kami berharap tradisi sebaran apem semakin mendongkrak kegiatan wisata di Pengging serta meningkatkan kesejahteraan warga setempat," kata Wagino.

(Baca Juga: 1,5 Ton Kue Apem Disiapkan untuk Kirab Pusaka Ki Ageng Wonolelo)

Ia mengatakan kegiatan ritual sebar apem keongmas tersebut hingga saat ini masih dinanti-nanti olah masyarakat, dan mereka yang percaya mendapatkan apem artinya memperoleh berkah.

Sumino (56) salah satu petani warga Banyudono mengatakan sengaja datang ke Pengging mengikuti upacara sebar apem untuk mencari berkah.

(Baca Juga: Lezatnya Kue Apem untuk Camilan di Sore Hari)

"Saya mendapat lima apem yang sebagian dimakan dan dibawa pulang. Apem ini, nanti setioba di rumah akan ditanam di pinggiran sawahnya agar selamat dari serangan hama penyakit tanaman, dan hasil panen padi bisa melimpah," kata Sumino.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya