Berwisata ke Kampung Bekelir Icip Oleh-Oleh Khas Tangerang, dari Kerupuk Jengkol sampai Jahe Merah

Vessy Frizona, Jurnalis
Jum'at 17 November 2017 20:05 WIB
Kuliner khas Tangerang (Foto:Vessy/Okezone)
Share :

KOTA Tangerang mungkin tak masuk dalam daftar destinasi wisata warga ibu kota. Lain halnya dengan Bogor yang punya Istana Bogor dan oleh-oleh roti unyil, sehingga ada alasan bagi warga Jakarta dan sekitarnya untuk berkunjung ke kota Hujan tersebut.

Tapi, lain dulu lain sekarang. Tangerang kini sudah mengeksplorasi daerahnya untuk menjadi kota yang layak dikunjungi. Di Tangerang ada Sungai Cisadane, sungai ini sudah lama ada dan menjadi tempat wisata murah-meriah bagi warga sekitar.

Namun, keberadaan Sungai Cisadane saja sepertinya belum cukup untuk menarik minat wisatawan ke Tangerang. Oleh sebab itu, pemerintah dan warga sekitar sungai, tepatnya warga Kampung Babakan RW 1 menghias pemukimannya menjadi kampung yang indah dan kekinian, yaiktu dengan melukis mural-mural di seluruh area kampung. Dengan wajah baru Kampung Babakan pun berganti nama menjadi Bekelir.

BACA JUGA:

Gila! Lelaki Ini Jual Rumah Lalu Resign Demi Ajak Anak dan Istri Keliling Eropa

Keberadaan Kampung Bekerlir menjadi alasan bagi wisatawan untuk berwisata ke Tangerang. Apalagi untuk menikmati mural ka Kampung Bakelir tak dipungut biaya sepeser pun.

Nah, setelah berwisata tampaknya tak lengkap bila tidak membawa oleh-oleh. Maka jangan khawatir warga Tangerang dan pemerintah kota sudah menyediakan oleh-oleh khas yang bisa dibeli pengunjung bila berwisata area sekitar Sungai Cisadane dan Kampung Bekelir. Lantas apa saja oleh-olehnya?

Dari hasil kunjungan Okezone, warga Tangerang cukup kreatif untuk memberdayakan sumber daya alam mereka. Di sana warga mengolah jengkol yang mudah didapat untuk dijadikan makanan camilan. Yaitu kerupuk jengkol. Kerupuk jengkol khas Tangerang rasa gurih dan sangat garing. Kerupuk jengkol bisa dimakan untuk camilan atau menjadi makanan pendamping nasi.

BACA JUGA:

Lestarikan Tradisi, Ribuan Apem Dibagikan di Objek Wisata Religi Pengging

Selain keupuk jengkol, ada pula dodol jahe wijen. Dodol dibuat dari tepung ketan, jahe, gula merah, gula pasir, garam, dan wijen. Dodol wijen ini rasa dasarnya manis, tapi karena ada campuran jahe, rasanya jadi unik, manis-manis pedas dan hangat di tenggorokan.

Oleh-oleh yang bisa dibawa bukan cuma makanan tetapi ada bahan minuman. Yaitu bubuk jahe merah. Bubuk jahe merah nantinya bisa diseduh dengan air panas lalu diminum untuk menghangatkan tubuh. Jahe merah memang dikenal banyak khasiatnya untuk kesehatan.

(Santi Andriani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya