BAGI pasien jantung, pemasangan ring jantung sangat disarankan untuk mencegah kekambuhan penyakit. Hal ini juga termasuk memberikan pertolongan pertama pada mereka.
Penyakit jantung koroner golongan penyakit mematikan yang jarang diwaspadai banyak orang. Rata-rata pasien didominasi oleh pria yang tak menjalankan gaya hidup sehat.
Apalagi di Indonesia, penderita penyakit jantung banyak dialani oleh pria golongan lansia. Angka kematiannya pun cukup tinggi, karena mereka tak melakukan perawatan dini terhadap penyakit yang diidapnya.
BACA JUGA:
Dokter Spesialis Jantung, dr Emanoel Oepangat, SpJP, FIHA, mengatakan, bagi seseorang yang berusia senja harus benar-benar menjaga perilaku hidup sehat agar bebas penyakit jantung. Penyakit ini menduduki peringkat kedua, dari 10 penyakit mematikan lainnya.
"Melakukan deteksi dini guna mencegah gangguan jantung koroner itu perlu. Tapi sayangnya, masih banyak orang yang takut melakukannya," ujar dr Emanoel saat dihubungi Okezone, Jumat (29/9/2017).
Gangguan jantung, tambah dr Emanoel, paling banyak disebabkan karena arteroksklerosis atau pengapuran lemak. Terjadi pula pelekatan lemak di sekitar pembuluh darah jantung.
Guna menghindari kematian akibat penyakit jantung, seorang pasien dapat melakukan pemasangan ring. Ini merupakan langkah intervensi tindakan yang mudah dilakukan oleh seorang dokter.
"Pemasangan ring atau stent dilakukan untuk melebarkan pembuluh darah koroner yang menyempit atau tersumbat," terang dr Emanoel.
Tak hanya itu, fungsi lainnya bila Anda melakukan pemasangan ring jantung yakni membantu memperlancar aliran darah ke bagian arteri. Dampaknya akan sangat baik bagi seorang penderita jantung.
BACA JUGA:
Sebelumnya, pada kesempatan berbeda, Spesialis Jantung Pembuluh Darah dr Siska Suridanda Danny SpJP mengatakan, seorang pasien jantung wajib mengatur pola makannya dengan. Anda harus menjalankan diet yang dikenal dengan istilah diet dash.
"Diet dash sangat disarankan untuk penderita hipertensi agar tidak memicu risiko gangguan jantung. Pasien harus mengurangi makanan tinggi sodium yang bisa berbahaya," ujar dokter dari Siloam Hospital TB Simatupang Jakarta ini.
Bila pasien jantung terlalu berlebihan konsumsi makanan bersodium dampaknya menyumbat aliran darah ke arteri. Karena itu, pasien jantung sangat disarankan untuk melakukannya demi mengontrol kesehatan.
(Santi Andriani)