JAKARTA - Dubes RI untuk Tahta Suci Vatikan Antonius Agus Sriyono menyampaikan, proyek Borobudur Garden di Museum Vatikan selesai September ini dan dilanjutkan pembangunan Tropical Garden yang diharapkan Oktober 2017 dapat diresmikan.
Hal itu disampaikan Dubes Antonius Agus Sriyono pada resepsi diplomatik dalam rangkaian peringatan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI yang diadakan Kedutaan Besar RI untuk Tahta Suci Vatikan, Selasa 12 September.
Dalam pesan khusus pada resepsi diplomatik di Roma, Italia, Dubes Antonius Agus Sriyono menyampaikan beberapa capaian dan pesan khusus terkait Indonesia seperti proyek Borobudur Garden yang bertujuan untuk menunjukkan kekayaan hayati Indonesia sebagai negara tropis.
(Baca Juga: Candi Borobudur Kuatkan Unsur Heritage dan Teknologi Musical Modern)
Dubes mengatakan KBRI Vatikan bekerja sama dengan Pontifical Council for Interreligious Dialogue dan Sant Egidio berhasil mengadakan Seminar Lintas Agama bertema Managing Religious Plurality in Indonesia yang bertujuan membangun pemahaman nilai-nilai pluralisme dan harmoni dunia.
“Sebagai bentuk selebrasi nilai pluralisme, Dubes mengakui bahwa ia merasa bangga meskipun Indonesia negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, hingga Agustus tercatat sekitar 1.609 Romo dan Suster WNI tersebar di seluruh Italia," ujarnya.
(Baca Juga: Yuk Rasakan Suasana Borobudur di Zaman Kerajaan)
Dubes juga menyampaikan pesan terkait dengan pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019 - 2020. Perdamaian dan keamanan di tengah perbedaan merupakan prioritas bagi Indonesia baik dalam konteks bilateral, regional, maupun multilateral. "Kami percaya Indonesia mampu menjadi mitra sejati bagi keamanan dunia. Karena itu, kami akan berusaha sekuat tenaga memastikan terciptanya dunia yang damai," ujar Dubes Agus.
Resepsi diplomatik yang dihadiri sekitar 150 undangan itu diadakan di Wisma Indonesia dengan diiringi alunan gamelan yang dimainkan 10 warga Italia dan suguhan kuliner Indonesia seperti Nasi Goreng, Mie Goreng, Sate Ayam, dan beberapa jajanan pasar.
(Muhammad Saifullah )