BILA ingin tahu kondisi kesehatan sepanjang hari, Anda bisa memonitornya lewat detak jantung. Hal ini bisa menjadi pertanda Anda harus waspada dengan gangguan penyakit yang mengganggu aktivitas.
Anda harus tahu seberapa cepat denyut jantung berdetak atau seberapa lambat denyut jantung Anda. Ada beberapa hal yang mempengaruhi kondisi kesehatan Anda.
Bila detak jantung kecepatannya antara 60 sampai 80 kali, dikatakan kondisinya normal. Bahkan, sebenarnya bila detak jantung sekira 100 kali per menit juga dianggap baik.
BACA JUGA:
6 Jenis Makanan Ini Bisa Kurangi Bau Tak Sedap Sehabis Buang Gas
Aktivitas Fisik dan Olahraga, Trik Sehat Hindari Efek Negatif Sedentary Lifestyle
Tapi kalau terlalu rendah atau sangat tinggi, Anda harus berkonsultasi ke dokter. Ada beberapa kondisi yang membuat Anda harus waspada dengan mengetahui detak jantung. Simak ulasan berikut, dilansir Boldsky, Selasa (12/9/2017).
Kurangnya aktivitas fisik
Olahraga teratur membantu jantung Anda bekerja dengan baik. Bila jarang olahraga, mungkin detak jantung Anda cenderung lemah. Anda harus mencurigai bila mengalami hal tersebut. Begitu juga saat melakukan olahraga, tiba-tiba denyut jantung meningkat tanpa henti. Ada lebih banyak darah yang perlu dipompa, jantung berdetak lebih cepat.
Stres
Jika denyut jantung selalu berdegup kencang, artinya Anda mengalami stres. Pada tingkat kronis Anda harus segera konsultasi dengan dokter. Begitu juga, setiap hari Anda harus pintar mengelola stres, dengan melakukan hal positif sepanjang hari.
Penggunaan obat-obatan tertentu
Jenis obat tertentu juga bisa mengubah detak jantung Anda. Karena terjadi penghambatan saluran kalsium bisa mengalahkan detak jantung Anda. Karena itu, saat minum obat harus dengan resep dokter. Bila ada masalah yang Anda alami, segera minta atasi dokter agar tak berdampak fatal.
Masalah tiroid
Hipotiroidisme dapat memperlambat denyut jantung dan bisa pula meningkatkan denyut jantung. Jadi, bila kelenjar tiroid terlalu banyak bekerja, denyut jantung Anda berdegup kencang dan harus diwaspadai.
Kuatnya aktivitas jantung
Salah satu alasan detak jantung Anda sangat cepat yakni terjadi masalah aktivitas jantung. Ada gangguan listrik jantung yang bisa dicegah sebenarnya. Awas, bahayanya juga bisa merembet ke organ hati Anda yang membut fungsinya semakin lemah.
BACA JUGA:
Mandi saat Malam Hari Tak Selamanya Buruk, Nih Simak 5 Manfaatnya!
Saat Sembelit Hindari Gorengan, Pasta, hingga Produk Susu Olahan yang Memperburuk Pencernaan
Dehidrasi
Bila keseimbangan elektrolit di tubuh Anda terganggu, maka detak jantung bisa meningkat. Bahkan ketika mineral seperti magnesium, kalsium dan kalium menurun, Anda mengalami hal yang sama. Karena itu, cukupi asupan cairan harian Anda supaya tidak menjadi lemah.
Konsumsi kafein berlebihan
Konsumsi minuman berkafein berlebihan dapat menaikkan denyut jantung. Setelah minum kopi, teh dan minuman energi, Anda cenderung mengalami variasi dalam detak jantung. Jika denyut jantung berdetak sangat cepat terus-menerus, hindari konsumsi minuman berkafein esok harinya.
Diabetes
Denyut jantung yang tinggi juga bisa menjadi indikasi bahwa Anda mungkin menderita diabetes. Karena penyakit ini mempengaruhi denyut jantung, serta dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
(Santi Andriani)