Tidak Hanya Menyelam, di Desa Bakaro Manokwari Juga Ada Ritual Pemanggilan Ikan

Annisa Aprilia, Jurnalis
Senin 11 September 2017 12:08 WIB
Ritual pemanggilan ikan (Foto:Ilustrasi/Desrcibeindonesia)
Share :

PAPUA menjadi pulau paling timur Indonesia. Namun, letaknya yang berada di ujung bukan berarti dapat menyurutkan tekad para traveler untuk tidak menginjakkan kaki di bumi yang masih jarang terjamah wisatawan. Selain Raja Ampat, Papua masih memiliki beberapa pesona yang terjaga dengan baik.

Salah satunya Desa Bakaro yang memiliki beberapa ojek wisata yang dapat dieksplor. Sebelum 1980-an, Desa Bakaro masih berupa semak-semak yang langka penduduk. Tapi itu dulu, kini Desa Bakaro telah menjelma jadi desa wisata di Papua yang patut dikunjungi.

BACA JUGA:

Lima Destinasi Wisata Terbaik di India, Mulai dari Kuil Emas hingga Pantai Eksotis

Samudera Hindia Jadi Latar Belakang Pernikahan Raisa dan Hamish Daud, Resepsi Kedua di Plenilunio Villa Bali Habiskan Biaya Ratusan Juta!

Desa yang khas dengan daerah pesisirnya tersebut, memiliki wisata bahari yang tiada duanya. Jika berkunjung ke Papua, cobalah untuk menuju ke Desa Bakaro dan kunjungilah Pantai Bakaro. Ketika hendak mencapai pantai, para wisatawan akan disuguhi pemandangan tumbuhan yang menyegarkan mata sepanjang perjalanan, tidak hanya itu pantai pasir putih pun akan menyapu rasa penat yang ada di kepala dengan pemandangannya yang menentramkan.

Sesampainya di sana, nyiur melambai bak seolah memanggil-manggil untuk bersantai di bawahnya. Deburan ombak dan angin yang bertiup perlahan seakan jadi paduan kenyamanan yang sempurna. Berada di pantai ini, para wisatawan dapat menyelam, berenang dan snorkeling di lautnya.

Puas bermain di pantai, Desa Bakaro masih menyimpan sebuah tradisi yang unik, yaitu ritual pemanggilan ikan. Ritual tersebut dapat disaksikan oleh pengunjung, dan ikan-ikan yang berasal dari berbagai jenis akan berdatangan.

 BACA JUGA:

Ini Asal Usul Tantangan Diguyur Ember Es yang Nge-Trend di Amrik

UNCOVER INDONESIA: Yuk Berpetualang ke Curug Putri, Little Green Canyon di Ujung Pulau Jawa

Desa Bakaro yang tengah merangkak menjadi desa wisata ini, masih didampingi oleh Universitas Papua (Unipa) untuk membentuk tiga kelompok atau bidang usaha yang dapat mendukung pengelolaan desa wisata bahari di Desa Bakaro. Pemuda-pemuda diberi pelatihan agar dapat menjadi pemandu diving. Selain itu, ada pula kelompok kuliner dan kelompok souvenir di Desa Bakaro.

Dengan dibuatnya desa wisata, diharapkan masyarakat lokal terutama pemudanya dapat menjaga lingkungan dan fasilitas yang telah perlahan dibangun. Selain itu, Manokwari yang terdiri atas desa-desa lainnya diharapkan pula dapat menyontoh Desa Bakaro yang telah berubah menjadi desa wisata bahari.

(Santi Andriani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya