FASHION HERITAGE: Mengenal Tenun Cual, Kain Tradisional dari Benang Emas Khas Bangka

Arsan Mailanto, Jurnalis
Jum'at 25 Agustus 2017 15:11 WIB
Tenun cual (Foto: Istimewa)
Share :

INDONESIA memang sudah dikenal akan ragam budaya dan kerajinan, termasuk dalam hal pembuatan kain dan songket tradisional. Dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah memiliki khasanah wastra unik dan mengangumkan dengan ciri khas masing-masing.

Tak terkecuali di wilayah Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung yang terdapat tenun cual. Kain tradisional ini memiliki keistimewaan tersendiri bagi masyarakat di sana. Terlebih jika ada acara besar, kain tenun cual seringkali jadi kain andalan.

BACA JUGA:

Mengenal Motif Kain Tenun Khas Dayak, Idenya Lahir dari Mimpi sang Penenun saat Tidur

FASHION HERITAGE: Sulam Karawo Gorontalo Siap Melenggang di New York Fashion Week 2018

Konon kain cual memiliki keterikatan dengan kain songket Palembang. Awal mula perkembangannya ada di Kota Muntok, Bangka pada abad ke-17. Kemudian dikenalkan oleh kakek buyut pendiri toko Kain Cual Ishadi yang ada di PangkalPinang. Hingga kini, kain cual sudah dikenal masyarakat sebagai kain khas Provinsi Bangka Belitung.

Kain cual juga memiliki sejumlah motif khas. Mulai dari bunga Cina, naga bertarung, burung hong hingga kembang gajah. Beberapa diantaranya juga mulai dimodifikasi hingga lahir beberapa motif turunan dan kombinasi. 

Keunikan dari corak dan motif inilah yang membuat kain cual istimewa. Tak hanya itu, tingkat kesulitan yang tinggi dalam proses pembuatannya menjadikan kain cual begitu spesial bagi masyarakat Bangka.

Bayangkan saja, untuk membuat satu lembar kain, dibutuhkan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan! Seperti diungkapkan Pengrajin Kain Tenun Cual, Magdalena (50) dirinya menceritakan perihal kesulitan dalam mengelola kain tenun cual yang sudah lama ditekuninya.

"Jika pengrajin sudah bisa dan mahir paling lama tiga bulan dan paling cepat 20 anda hari selesai," terang Magdalena kepada Okezone di Pangkalpinang.

Sejatinya tenun cual terbilang kain mewah dan mahal, karena menggunakan bahan benang emas. Keistimewaan kain cual tak hanya sampai disitu, kain tersebut juga cukup awet, bahkan jika disimpan dan dirawat dengan baik bisa berumur panjang hingga mencapai ratusan tahun.

BACA JUGA:

Selain Batik, Indonesia Punya Kain Tenun yang Patut Jadi Kebanggaan

Kain Tenun Enggak Boleh Terlalu Sering Dicuci! Ini Alasannya

Kini, kain cual yang dibuat oleh pengrajin Bangka sudah dipasarkan hingga ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan China. Bahkan hingga negeri Belanda. Namun sayang, pengrajin kain cual hanya berjumlah hitungan jari saja. Pengrajin kain tenun cual didominasi oleh kaum wanita yang sudah berusia lanjut dan beruntung semangat para wanita tersebut tak pernah surut untuk tetap melestarikan budaya dan diharapkan dapat menular ke generasi saat ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya