Kelebihan Testosteron Bikin Pria Jadi Agresif? Ini Buktinya!

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis
Kamis 24 Agustus 2017 11:43 WIB
Ilustrasi (Foto: Hellosehat)
Share :

PRIA jadi agresif ternyata ada banyak faktornya. Salah satunya karena kelebihan testosteron. Ini penjelasannya!

Hormon testosteron seringkali dikaitkan dengan libido dan gairah seks. Hormon ini juga diidentikkan sebagai hormon laki-laki yang bertanggung jawab untuk membentuk massa otot, ketahanan tingkat energi, dan perubahan karakteristik suara khas pria yang berat dan nge-bass.

Ada juga yang bilang bahwa hormon testosteron inilah yang membuat pria agresif. Benarkah demikian?

Ya, testosteron memengaruhi sirkuit di otak yang membuat pria agresif

Menurut penelitian yang telah dipublikasikan di Journal Biological Psychiatry menemukan bahwa hormon testosteron memengaruhi sirkuit saraf otak. Hormon ini mempengaruhi tingkat agresif pada pria dan wanita. Tingkat testosteron pada pria biasanya berpengaruh pada peningkatkan aktivitas di daerah otak yang terlibat dalam pemrosesan ancaman dan perilaku agresif. Hal inilah yang diduga membuat suami, pacar, atau teman Anda jadi pria agresif.

Penelitian yang dipimpin oleh Justin Carré dari Universitas Nipissing di Kanada, menemukan bahwa pemberian satu dosis testosteron pada suatu subjek penelitian mempengaruhi fungsi sirkuit otak yang akan berpengaruh pada perilaku agresif.

Penelitian ini melibatkan 16 orang pria yang memiliki kondisi kesehatan yang baik, untuk mengetahui efek testosteron terhadap respon ancaman otak pada pria, tim penelitian berfokus pada struktur otak yang terlibat dalam pemrosesan ancaman dan perilaku agresif, seperti amigdala, hipotalamus, dan periaqueductal. Penelitian ini berjalan selama dua hari di mana terdapat pria yang terlibat di dalam penelitian diberikan testosteron dan yang lainnya diberikan plasebo atau obat kosong.

Memahami efek testosteron terhadap pola aktivitas otak yang berkaitan dengan ancaman dan tingkat agresif dapat membantu Anda lebih memahami respons ‘fight or flight’ pada pria. Respon ini berkaitan langsung dengan tingkat agresif dan kecemasan.

Selanjutnya, para pria yang terlibat dalam penelitian menjalani pemindaian resonansi magnetik fungsional (fMRI). Setelah dianalisis, para peneliti menemukan bahwa pria yang menerima testosteron mengalami peningkatan reaksi pada amigdala, hipotalamus, dan periaqueductal ketika marah dibandingkan kelompok pria yang menerima plasebo. Penelitian ini mampu membuktikan bahwa kadar testosteron normal saja bisa memiliki pengaruh pada sirkuit otak yang terlibat dalam pemrosesan ancaman dan tingkat agresif.

Meskipun begitu tidak semua pria yang kelebihan testosteron ditakdirkan akan menjadi sosok yang agresif bak Hulk. Anda bisa mengendalikan keseimbangan hormon tubuh Anda dengan berbagai cara.

Kadar testosteron berlebih dapat dikendalikan lewat terapi hormon

Sebagian ahli kesehatan merekomendasikan untuk memantau kadar hormon testosteron tiap lima tahun sekali, yang dimulai sejak laki-laki berusia 35 tahun. Jika diketahui bahwa Anda memiliki kadar hormon yang terlalu sedikit atau jika Anda mengalami gejala rendahnya kadar hormon testosteron, Anda bisa dianjurkan untuk melakukan terapi hormon.

Selama menjalani terapi hormon, terapis Anda akan mengawasi kadar testosteron secara ketat untuk memastikan kadarnya tak melonjak terlalu tinggi. Perlu diketahui bahwa terapi ini belum tentu bisa dijalani oleh semua pria. Pria yang diduga atau diketahui mengidap kanker prostat, kanker payudara, penyakit ginjal atau hati, maupun penyakit jantung dianjurkan untuk tidak melakukan terapi hormon karena dapat meningkatkan risiko komplikasi terhadap penyakit yang dideritanya tersebut.

Jalani pola makan dan kebiasaan hidup sehat serta hindari mengonsumsi minuman beralkohol berlebihan, serta membiasakan berpikir positif dan mengelola stres. Jangan lupa untuk memeriksakan kadar hormon tubuh jika testosteron Anda dicurigai naik atau turun. Demikian ditulis situs Hellosehat.

Baca Juga:

5 Penyebab Kematian Ibu Usai Melahirkan, dari Infeksi hingga Emboli Paru
Bunda, Tidur Malam Berkualitas Bisa Pengaruhi Kecerdasan Anak
Bercinta Membara, Intip 4 Jenis Foreplay Favorit Wanita
4 Manfaat Luar Biasa Sumsum Tulang Sapi, Selain Bikin Kulit Awet Muda

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya