SEGALA sesuatu yang menyinggung SARA pasti akan menyulut kemarahan dari individu atau golongan tertentu. Baru-baru ini, restoran di New York City, Amerika Serikat terpaksa harus memecat seorang karyawannya yang dianggap telah menghina salah satu pengunjung restoran.
Kasus bermula saat pengunjung membeli makanan di Cornerstone Café dan menulis nama pengunjung “Ching Chong”. Merasa tersinggung dengan apa yang dilakukan oleh karyawan restoran, pengunjung ini kemudian bercerita pada temannya, Ziggy Chau. Kemudian Chau memposting hal ini melalui foto struk yang disertai dengan caption,“Silahkan memboikot tempat ini, Cornerstone Café NYC sampai mereka meminta maaf melalui publik. Lebih baik lagi, hubungi mereka secara langsung dan beri tahu bahwa mereka punya staf rasis.”
Pelayan Resto Ini Menerima Pesan Kebencian dari Pengunjung Remaja
3 Alasan Mengapa Tamu Tak Kembali Datang ke Restoran Anda
Menurut Chau, “Ching Chong” adalah istilah yang menghina orang Asia dan ia menuntut agar pihak restoran meminta maaf melalui media sosial. Upaya Chau tampaknya berhasil karena pada pukul 11.30 waktu setempat di halaman Facebook Cornerstone Café, manajer restoran, Rocco telah meminta maaf. Tapi saat ini postingan permintaan maaf itu telah dihapus. Beruntung Chau sempat meng-capture.
Dalam postingan permintaan maafnya, Rocco mengatakan dia telah memberhentikan karyawan yang menyinggung perasaan pengunjungnya. “Sebagai manajer, saya bertanggung jawab penuh dan dengan rendah hati saya meminta pengampunan kepada semua orang yang merasa tersinggung. Tindakan ini tidak dapat diterima dan saya ucapkan terima kasih karena telah menyampaikannya pada saya. Perilaku ini tidak akan ditoleransi,” tulis Rocco seperti yang dikutip dari Fox News, Jumat (25/8/2017).
Walaupun manajer restoran sudah meminta maaf, kelakuan karyawannya itu telah membuat reputasi restoran menjadi buruk. Halaman Facebook restoran dipenuhi dengan kecaman, tapi masih ada juga yang mendukung. Untuk mengatasi hal ini, Chau menulis di akun miliknya bahwa dia tidak ingin restoran ditutup.
5 Kesalahan Pelayan Restoran Bikin Pengunjung Kapok Datang Lagi
“Ada banyak orang yang dipekerjakan restoran dan bergantung dari mata pencahariannya di sana. Mereka seharusnya tidak menderita atas ulah seorang karyawan yang membuat pernyataan rasis,” tulis Chau.
Dia juga berterima kasih pada teman-temannya , pengikut, dan komunitasnya karena telah mendukung perjuangannya dan mendesak agar mereka terus melawan ketidakadilan bila diperlakukan rasis karena itu adalah masalah semua orang.