UTANG yang melilit desainer kondang Anniesa Hasibuan semakin menggunung. Tak tanggung-tanggung, pihak kepolisian menaksir utang wanita yang juga merupakan bos First Travel tersebut sangat fantastis, yakni sekitar Rp80 miliar.
Semua harta benda dan aset-aset berharga milik pasangan suami-istri Andika Surachman dan Anniesa disita. Selain kantor di kawasan kemang, restoran di London, Inggris, ada juga rumah mewah yang disebut-sebut memiliki interior sangat glamor menyerupai istana kerajaan di dalamnya.
Terletak di kawasan sentul, Bogor, Jawa Barat, tampak rumah tersebut berdiri kokoh dengan pilar-pilar tinggi dan besar sebagai penyanggah bangunan. Di atasnya terdapat kubah besar, sementara kubah kecil juga ada di sisi samping rumah.
Dari luar, desain rumah tersebut kental dengan style Mediterania yang sangat mencolok. Seluruh tembok, jendela, tiang dan kubah, serta dinding pagar yang panjang membentang bercat putih. Setiap sisi bangunan terdapat ukiran. Rumah ini begitu sejuk dengan pepohonan besar yang mengelilingi halaman sekitar.
Begitu masuk ke bagian dalam rumah, interior fantastis bergaya kerajaan mendominasi seluruh bagian. Warna-warna emas, coklat, krem, oranye, hitam terdapat di dalamnya.
Berdasarkan foto-foto yang beredar luas di media sosial, di rumah itu terdapat lemari pajangan besar berwarna emas yang berisi souvenir dari berbagai negara yang dibeli Anniesa ketika berlibur. Jam dinding besarnya pun ditaksir berharga setengah miliar rupiah.
Di ruang makan, dekorasinya tak kalah megah. Meja makan panjang berisi delapan kursi terbentang untuk menjamu makan sang manjikan. Kursinya lagi-lagi berwarna emas dengan sandaran tinggi hingga kepala berhiaskan ukiran rumit penuh.
Sementara di bagian kamar mandi, masih dihiasi dengan dekorasi emas. Tak tanggung-tanggung sebuah bathtub besar yang dipakai adalah batu alam asli. Terdapat juga wastafel yang bisa dipakai untuk meja rias dengan tema sama emas dan ukiran.
Meski rumah bernilai Rp80 miliar tersebut sudah dalam sitaan pihak berwajib, kemungkinan Anniesa dan suami dapat melunasi utang kepada jamaah diprediksi mustahil. Mengingat ada 70 ribu jamaah yang menjadi korban penipuan.