ONE Pillar Pagoda merupakan pagoda yang unik dari yang lainnya. Tak seperti pagoda pada umumnya yang dibangun tinggi menyerupai menara, One Pillar Pagoda dibangun di atas sebuah pilar di tengah kolam teratai.
Bentuk bangunannya inilah yang membuatnya memperoleh nama One Pillar Pagoda. Sebagai situs bersejarah yang turut membentuk citra kota Hanoi, One Pillar Pagoda selalu ramai dikunjungi wisatawan.
(Baca Juga: HARI MERDEKA: Kisah Kalisosok, Penjara Bawah Tanah yang Kejam di Surabaya)
(foto: Dada Sathilla/Okezone)
Lokasinya yang berada di distrik Ba Dinh, tepatnya di taman belakang mausoleum Ho Chi Minh dan museumnya, menjadikannya tak pernah sepi pengunjung. Apalagi karena tidak dipungut biaya alias gratis. Wisatawan biasanya mengunjungi One Pillar Pagoda setelah selesai mengunjungi mausoleum dan museum. One Pillar Pagoda buka sejak jam 8 pagi hingga 5 sore waktu setempat.
(Baca Juga: SHARE LOC: Ngobaran, Pantai di Yogyakarta dengan Sentuhan Nuansa Bali)
Situs ini termasuk bersejarah bagi pemeluk Buddha. Catatan sejarah menyebutkan bahwa kaisar Ly Thai Tong membangun One Pillar Pagoda pada tahun 1049. Kaisar Ly yang tidak memiliki anak bermimpi bertemu bodisattva Avalokiteshvara (dewi Kwan Im) di sebuah kolam teratai.
Dewi Kwan Im yang duduk bersila di kolam ini lalu memberinya seorang bayi laki-laki. Karena mimpi itulah kaisar Ly kemudian menikahi seorang gadis petani yang lalu memberinya seorang putra lelaki.
(foto: Dada Sathilla/Okezone)
Sebagai tanda bersyukur, kaisar Ly kemudian membangun pagoda di sebuah kolam teratai. Pagoda ini dibangun dengan ditopang oleh sebuah pilar beton. Pilar dan pagoda ini menyerupai bentuk bunga teratai yang merupakan simbol kemurnian dalam Buddha.
Sejak dibangun, One Pillar Pagoda kemudian menjadi tempat perayaan Waisak bagi kerajaan setiap tahun. Saat Waisak biasanya digelar upacara Buddha mandi dan melepas burung. para biksu dan orang awam akan berdatangan untuk mengikuti perayaan ini.
(Baca Juga: Liburan Bareng Keluarga di Tempat Kekinian Bandung, Banyak Spot Foto Ciamik)
Kini One Pillar Pagoda menjadi ikon kota Hanoi. Belum ke Hanoi rasanya bila belum berkunjung kesini. Letak pagoda yang berada di sebuah taman asri membuat wisatawan betah berlama-lama di sini.
Ada beberapa bangku yang bisa digunakan untuk beristirahat sekaligus menikmati suasana taman yang tenang. Taman One Pillar Pagoda ini termasuk asri dan rimbun.
(foto: Dada Sathilla/Okezone)
Wisatawan juga diperbolehkan untuk naik dan melihat isi pagoda dari dekat. Di dalam pagoda terdapat patung dewi Kwan Im. Biasanya para penganut Buddha akan ikut berdoa di sini. Para wisatawan kadang ikut berdoa atau hanya sekadar mengambil foto.
One Pillar Pagoda yang kini berdiri di tengah kota Hanoi ini bukanlah versi aslinya. Karena yang asli telah dihancurkan tentara Prancis pada akhir perang Indochina pertama. Sebelum mundur dari Vietnam, tentara Prancis sempat menghancurkan simbol Kota Hanoi ini. Namun pagoda kembali dibangun setelah perang usai.
(Baca Juga: Rindu Travelling Menantang, Medina Kamil Penasaran Jelajahi Mentawai)
Di sebelah pagoda juga ada kuil lain yang menarik untuk dikunjungi. Pengunjung mesti berpakaian sopan saat mengunjungi kedua tempat ini.
(foto: Dada Sathilla/Okezone)