Jadi Duta Cegah Kanker Serviks, 5 Artis Tanah Air Kampanyekan Pentingnya Vaksinasi HPV

Tiara Putri, Jurnalis
Senin 14 Agustus 2017 16:25 WIB
Duta Cegah Kanker Serviks (Foto: Tiara/Okezone)
Share :

SETELAH meninggalnya artis Julia Perez, kampanye mengenai pentingnya vaksinasi untuk mencegah kanker serviks semakin gencar digalakkan. Kanker serviks adalah jenis kanker yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) dan penyakit yang disebabkan oleh virus bisa dicegah.

Melihat hal ini Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS) meluncurkan sebuah kampanye sosial. Untuk mendukung kampanye ini, KICKS menunjuk artis papan atas Indonesia yaitu Wulan Guritno, Prilly Latuconsina, Dewi Sandra, serta pasangan suami istri Ruben Onsu dan Sarwendah sebagi Duta #CegahKankerServiks.

(Baca Juga: Sering Muncul Flek Padahal Sedang Tidak Menstruasi, Pertanda Kanker Serviks Stadium Awal?)

Nantinya para duta ini akan ikut mengkampanyekan pentingnya pemberian vaksinasi pada perempuan sebagai sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat luas melalui kegiatan digital dan media sosial. Pemberian vaksinasi untuk mecegah kanker serviks bisa diberikan kepada perempuan mulai dari usia remaja, dewasa, hingga menjadi seorang ibu.

“Kanker serviks merupakan satu-satunya kanker yang bisa dicegah melalui vaksinasi HPV. Selain melakukan vaksinasi sebagai usaha pencegahan primer, ada cara lain yang merupakan pencegahan sekunder yaitu skrining sejak dini. Sekali lagi, pencegahan lebih baik daripada pengobatan,” ungkap Ketua Himpunan Onkologi & Ginekologi Indonesia, Prof. Dr. dr Andrijono, SpOG (K) saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin (14/8/2017).

(Baca Juga: Gawat! Dari 91.349 Perempuan di Indonesia, 2,3% Terindikasi Positif Kanker Serviks)

Berdasarkan data dari Globocan tahun 2012, di Indonesia setidaknya ada 26 orang meninggal setiap harinya akibat kanker serviks dan 58 kasus baru setiap harinya. Itulah mengapa sebabnya kanker serviks merupakan salah satu kanker yang angka kematiannya cukup tinggi.

Menurut Prof. Andrijono, 70% penderita kanker serviks datang ke dokter ketika sudah mencapai stadium lanjut dengan kelompok umur paling banyak di usia 35 – 55 tahun. Hal itu memengaruhi angka harapan hidup pasien kanker serviks.

(Baca Juga: OKEZONE WEEK-END: Hamil di Bawah Usia 20 Tahun, Perempuan Berisiko Terkena Kanker Serviks)

Karena pentingnya vaksinasi HPV untuk mencegah kanker seviks, KICKS memiliki harapan agar pemberian vaksinasi ini bisa dijadikan program nasional oleh pemerintah dan bisa diterima oleh seluruh anak perempuan Indonesia yang sudah duduk di kelas 5 SD. Hingga saat ini, pemberian vaksinasi untuk anak sekolah sudah mulai diberikan melalui Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di tahun 2016 dan 2017, tapi hanya untuk wilayah DKI Jakarta, Yogyakarta, serta Surabaya

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya