Terkena Tumor Otak, Penanganan Apa yang Harus Dijalani?

Dewi Kania, Jurnalis
Sabtu 05 Agustus 2017 21:00 WIB
Ilustrasi (Foto: Glamour)
Share :

BILA pasien terdeteksi tumor otak, seharusnya cepat dilakukan penanganan. Sebelum dilakukan pembedahan, ada obat-obatan yang harus dikonsumsi pasien agar kondisinya stabil.

Penanganan tumor otak tergantung dari seberapa cepat terdeteksinya. Penanganan yang dilakukan baik dengan pembedahan, radioterapi, maupun kemoterapi. (Baca Juga: Jenazah Dr Oz Ryan Thamrin Telah Dikebumikan, Isak Tangis Pecah!)

"Yang harus diperhatikan, jika ada keluhan seperti di atas, segera berkonsultasi dengan dokter bedah saraf. Sehingga mendapatkan penanganan segera," ujar dr Andrianto saat dihubungi Okezone lewat sambungan telefon, Jumat 4 Agustus 2017.

Adapun penanganan tumor otak yang disarankan dokter meliputi pemberian obat, seperti steroid, manitol, phenitoin, dan anti-nyeri. Juga dengan melakukan pembedahan yang biasanya dilakukan bedah saraf dengan tujuan memaksimalkan pengambilan tumor otak dengan meminimalkan kerusakan otak. (Baca Juga: Tangis Adik Perempuan Lepas Dokter Ryan Thamrin ke Peristirahatan Terakhir)

"Dengan adanya pembedahan, diharapkan kualitas hidup penderita tumor otak meningkat," tambah dr Andrianto. (Baca Juga: Mulai dari Cover Boy sampai Dokter Spesialis Anti-Aging, Ini Perjalanan Hidup si Dr Oz Indonesia, Ryan Thamrin)

Lebih pentingnya lagi, dengan adanya fasilitas operasi tumor otak yang makin lengkap, maka angka keberhasilan operasi tumor otak makin meningkat. (Baca Juga: Dr OZ Ryan Thamrin Meninggal, Mantan Rekan Kerja: ''We Will Miss You Dok'')

Setelah adanya pembedahan, dilakukan pula radioterapi (penyinaran) dan kemoterapi. Terapi ini dipakai sebagai tambahan pengobatan jika setelah pembedahan masih ada sisa tumor.

"Sayangnya, pengobatan pada tumor otak yang dalam atau deep site tidak bisa dilakukan pembedahan," pungkasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya