MENJAGA kebersihan segala peralatan memasak dan makan yang ada di rumah, mulai dari piring-piring saji, gelas, sendok, garpu, panci, wajan, food processor, dan masih banyak peralatan lainnya wajib untuk dilakukan.
Inilah mengapa, kehadiran busa atau sponge pencuci piring menjadi sangat penting keberadaannya di setiap rumah. Akan tetapi, banyak orang yang seringkali absen untuk memperhatikan kebersihan sponge pencuci piring tersebut.
(BACA JUGA: Bukan Toilet, Spons untuk Mencuci Piring adalah Sumber Bakteri Terbesar)
Padahal, sejatinya karena sponge pencuci piring ini sangat sering digunakan dan selalu terkena kontak bekas-bekas makanan, debu, ataupun bakteri lainnya. Kebersihan busa pencuci piring harus juga sangat diperhatikan.
Berbicara perihal menjaga kebersihan sponge pencuci piring, ada sebagian orang yang membersihkan sponge pencuci piring dengan trik klasik yakni dengan menempatkan sponge pencuci piring ke dalam microwave, dengan tujuan agar sponge bisa tersanitasi dan bakteri-bakteri yang melekat di dalamnya bisa mati.
Namun tahukah, baru-baru ini disebutkan sebuah hasil studi mengungkapkan bahwa metode menaruh sponge di dalam microwave, sesungguhnya bukanlah cara yang efektif untuk membersihkan sponge pencuci piring dari tumpukan bakteri. Alih-alih bersih, sebaliknya metode ini disebutkan malah meningkatkan resiko membuat sponge akan semakin kotor.
(BACA JUGA: Hiii... Ternyata Ada Banyak Bakteri di Uang Kertas!)
Lebih lanjut diketahui sebuah studi yang diumumkan, dalam sebuah hasil laporan ilmiah di situs Nature.com mengungkapkan bahwa sponge yang dicuci secara rutin (baik itu dipanaskan dalam microwave ataupun dipanaskan dengan cara direbus air panas), sebenarnya memiliki tingkat persentase bakteri pathogen lebih tinggi.
“Selama ini merebus atau memanaskan sponge di dalam microwave, diyakini sebagai cara yang efektif untuk membersihkan sponge pencuci piring. Akan tetapi data dari hasil penelitian kami menunjukkan hasil yang berbeda, di mana data kami menunjukkan bahwa sponge pencuci piring yang rutin dibersihkan tidak juga memiliki jumlah bakteri lebih sedikit dibandingkan dengan sponge yang tidak dibersihkan. Malah, metode membersihkan yang khusus akan memicu pertumbuhan bakteri menjadi meningkat,” tulis para penulis laporan ilmiah tersebut, sebagaimana dikutip Thisisinsider, Selasa (1/8/2017).
(BACA JUGA: Malas Cuci Sprei, Tempat Tidur Jadi Sarang Jamur & Bakteri)
Pendek kata, semakin sering sponge dibersihkan maka akan semakin cepat juga bakteri-bakteri yang ada di dalamnya untuk melakukan proses cloning sehingga akhirnya membuat jumlah bakteri yang ada akan semakin bertambah. Menyikapi situasi ini, sejauh ini solusi yang bisa dilakukan agar kebersihan sponge pencuci piring bisa terjaga ialah dengan rutin mengganti sponge pencuci piring yang lama dengan sponge yang baru secara rutin setidaknya setiap dua pekan sekali.
(Dinno Baskoro)