MASJID Al-Aqsa yang terletak di kawasan Kota Lama Yerusalem atau Yerusalem Timur tengah menjadi perbincangan dunia. Sebab situs suci umat Islam yang digunakan sebagai syiar para nabi ini tengah dikuasai tentara Israel.
Namun tidak ada salahnya kita membahas kembali tentang Masjid Al-Aqsa, terutama area sebenarnya yang banyak membuat orang bingung. Awalnya masjid ini merupakan tugu batu yang didirikan oleh Nabi Yakub dan diteruskan oleh Nabi Sulaiman. Namun masjid ini sempat berkali-kali mengalami pengembangan dan pembangunan kembali setelah terkena gempa.
Pada 1035, khalifah Fatimiyyah Ali Azh-Zhahir membangun kembali Masjid Al-Aqsa hingga berdiri kokoh sampai saat ini. Namun masih banyak yang bingung tentang area sebenarnya dari Masjid Al-Aqsa ini.
Banyak yang menganggap Al-Aqsa adalah bangunan dengan kubah perak yang tersusun dari lapisan timah. Ada pula yang menganggap Al-Aqsa adalah bangunan yang memiliki kubah emas.
Sebenarnya kawasan Majid Al-Aqsa meliputi seluruh area suci yang dikelilingi dinding. Dikutip dari Muslimmatters, Senin (24/7/2017), memang terdapat banyak masjid di area ini, termasuk Masjid Qibly, Masjid Buraq, Masjid Marwani, dan masih banyak lagi.
Namun area sesungguhnya adalah seluruh area yang dipagari. Area ini dikenal dengan nama Masjid Al-Aqsa atau kadang disebut Haram Al-Sharif.
Siapapun yang melakukan salat di Al-Aqsa atau seluruh tempat yang masih berada di kawasan masjid ini mendapat pahala seperti 250 kali salat di masjid lain.
Luas keseluruhan Masjid Al-Aqsa adalah 144 ribu meter persegi. Bagian dalam masjid dapat menampung 5 ribu jamaah, sementara di bagian luar dapat menampung 400 ribu jamaah. Masjid ini juga memiliki menara dengan tinggi 37 meter.
Jumlah menara di Masjid Al-Aqsa ada empat, yakni Al-Fakhariyyah di barat daya, Al-Ghawanimah di sisi barat laut, Bab Al-Silsilah di sisi barat, dan Bab Al-Asbat yang merupakan menara terakhir sekaligus menara paling terkenal di masjid ini. Sementara di sisi timur tidak dibangun menara karena pada saat itu tidak banyak penduduk yang bermukim di timur, sehingga dianggap tidak perlu menara tambahan untuk menyerukan adzan.
Area Masjid Al-Aqsa dikelilingi dengan tembok sepanjang 491 meter di bagian barat, 462 meter di bagian timur, 310 meter di bagian utara, dan 281 meter di bagian selatan.
(Renny Sundayani)