Wow! Purwakarta Bangun Hotel Menggantung di Puncak Gunung Parang

Mulyana, Jurnalis
Kamis 06 Juli 2017 21:21 WIB
Hotel Gantung di Gunung Parang, Purwakarta (foto: Mulyana/Okezone)
Share :

LOKASI wisata Gunung Parang, di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat bertambah eksotis. Pasalnya, pemerintah setempat telah menambah fasilitas baru di destinasi wisata yang menyuguhkan pesona alam sekaligus jadi lokasi uji adrenalin itu.

Yakni, sebuah penginapan atau hotel yang menggantung (Sky Lodge) di ketinggian 900 meter dari permukaan tanah. Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan, ‎pembangunan penginapan berbentuk kapsul yang menggantung di gunung batu endesit ini tengah berjalan.

Pihaknya menargetkan, hotel yang bisa digunakan bersantai sekaligus menguji adrenalin ini bisa dinikmati pada September mendatang.

"Untuk sementara, kita bangun 10 unit dulu penginapan gantung ini. Kedepan, wisatawan khususnya pencinta panjat tebing bisa sekaligus menikmati dua wahana dalam satu lokasi," ujar Dedi, ‎Kamis (6/7/2017).

(foto: Mulyana/Purwakarta)

Dedi menjelaskan, resort kapsul bergantung ini‎ akan dilengkapi berbagai fasilitas layaknya hotel pada umumnya. Selain itu, wisatawan yang menginap di hotel ini akan menikmati pemandangan indah dibawahnya. Misalnya, melihat Waduk Jatiluhur dari atas gunung.

‎"Bisa dilihat kan, untuk bangunannya sudah tertempel di atas. Saat ini sedang pembangunan yang lainnya," jelas dia.

Sementara itu, pengelola kawasan wisata Gunung Parang, Dhany Daelami menambahkan, proyek pembangunan hotel bergantung ini sedang dikebut. Menurut dia, penginapan ini memiliki keamanan berstandar internasional layaknya seperti hotel bergantung di Peru, Amerika Utara.

Setiap ruangan kamar hotel dibangun dari rangka besi dan ditempelkan dengan alat khusus ke batu andesit gunung tersebut. Untuk lokasi ketinggiannya dibuat berbeda-beda. Jadi, tarif menginap untuk semalam akan disesuaikan dengan ketinggian. Semakin tinggi, harga sewanya semakin mahal.

"Hotel bergantung di Gunung Parang ini menjadi yang pertama di Indonesia bahkan Asia," ujar dia.

(foto: Mulyana/Purwakarta)

Sampai saat ini, pihaknya baru menyelesaikan satu bagian ruangan hotel yang sudah terpasang di atas gunung tersebut. Karena, dalam hal ini butuh ketelitian. Adapun ruangan hotel yang telah dibangun ini masih dalam pengerjaan bagian interior dan pemasangan saluran air.

Sebagai gambaran, Gunung Parang merupakan salah satun destinasi wisata eksotis yang ada di Kabupaten Purwakarta. Lokasi ini, merupakan sebuah gunung batu andesit yang berdiri tegak menjulang ke langit. Tempat wisata ini‎, mungkin lebih cocok bagi mereka pecinta panjat tebing.

Jika dilihat dari jauh, Gunung ini sepintas mirip sebuah monumen batu raksasa. Ketinggian gunung batu berwarna hitam ini, sekitar 1.000 meter dari permukaan tanah. Ada keunikan lain di gunung ini, yakni memiliki dinding bebatuan yang hampir tegak lurus. Bisa dikatakan, hampir mirip dengan Yosemite di Amerika atau Trango Tower di Pakistan.

Jadi, ‎di samping bisa menikmati suasana alam yang masih asri, wisatawan yang datang ke lokasi ini bisa sekaligus menguji keberanian.‎ ‎Tak heran, sejak dibuka pada 1981 lalu, gunung parang banyak dikunjungi wisatawan. Bahkan, hingga saat ini gunung batu itu masih mendapat perhatian serius dari pecinta panjat tebing, baik lokal maupun luar negeri.

Wisatawan yang datang ke lokasi ini harus bernyali besar. Sebab, gunung yang akan mereka panjat ini memiliki kemiringan 90 derajat. Sehingga, tantangan untuk memanjatnya cukup tinggi. Jadi, saat memanjat gunung batu ini adrenalin akan diuji.

Selain manjat tebing, pengunjung juga bisa menikmati keindahan alam lainnya. Selain itu, pengunjung juga bisa melakukan kegiatan berkemah di lokasi ini. Sebab, kaki Gunung Parang merupakan tanah lapang yang luas. Sehingga, sangat cocok untuk dijadikan tempat berkemah. (fid)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya