KAWASAN Jakarta Barat merupakan destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan asing karena menyimpan keindahan sejarah Batavia. Dari mulai Kota Tua hingga Museum Bahari merupakan kawasan yang menyimpan jejak Belanda sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.
Meski begitu kawasan tersebut juga punya tempat asyik untuk berburu kuliner, dari mulai sajian kuliner unik hingga sajian khas masakan Indonesia. Nah seorang vloger bernama Luke Nguyen yang juga menjadi seorang host kuliner ternama dari Thailand berkesempatan untuk menjajaki kuliner khas berlokasi di Gang Gloria, area Glodok.
Dalam perjalanan pertamanya, ia memulai kuliner dengan mencicipi Pioh Tauco Tim sebuah sajian ekstrem. Sajian ini merupakan santapan yang menghadirkan daging kura-kura dengan kuah saus tauco. Baginya ini merupakan makanan unik.
Kemudian, ia lanjutkan perjalanan santapan kulinernya di Soto Betawi dan memesan satu porsi makanan. Saat lidahnya mencicipinya ia begitu mengagumi cita rasa kelezatan Soto Betawi tersebut.
Selanjutnya, perjalanan kuliner Luke membeli Jamu. Rekannya yang merupakan orang Indonesia kemudian memberikannya jamu kuat untuk pria. Minuman tradisional itu nampak mengagumkan dan meninggalkan sungguh berkesan di lidah pria tampan ini.
Perjalanan di Gang Glora pun telah usai, lalu perjalanan cicip mencicip juga dilanjutkan dengan membeli mi ayam bakso. Ia begitu menyukainya karena rasa yang begitu lezat dari perpaduan sajian khas tersebut.
Jalan-jalan kulinernya belum usai, kemudian ia melanjutkan perjalanan dan berhenti di tukang gado-gado pinggir jalan. Salad khas Indonesia ini juga begitu terkenang di lidahnya ketika mencicipi sayuran rebus dan kacangnya.
Tak jauh dari sana, ia kemudian berhenti untuk menikmati Soto Ceker. Dalam videonya menggambarkan cara abang soto satu persatu memasuki bahan-bahan ke dalam mangkuk pesananya. “Tampilannya sangat cantik, di sini saya mendapatkan kepala, dan ceker. Rasanya juga begitu kaya,” jelasnya
Sesudah mencicipi kuliner khas kaki lima, ia pun menuju rumah makan Ampera 2 tak yang berada di Cikini untuk mencicipi santapan Khas Sunda. Ia pun mencoba petai yang baginya tampak asing.
“Kacang ini sangat bau dan rasanya sangat kuat. Tetapi ini sangat enak,” tegasnya.
Perjalanan terakhir pun berakhir di sebuah jajanan sekolah dasar, ya rambut nenek atau gulali yang diapit oleh sebuah kerupuk menjadi hidangan penutupnya. Ia kagum karena cara makannya seperti hamburger.
(Fiddy Anggriawan )