BUPATI Lahat, Aswari Riva'i melepas bibit ikan di Sungai Lematang. Agar populasi ikan di sungai terbesar di Kabupaten Lahat ini terus terjaga dan berpadu dengan keindahan alamnya.
Menurut pria yang akrab disapa Kak Wari ini. Dengan cara rutin melepas bibit ikan, diharapkan dapat meningkatkan populasi ikan. Sehingga masyarakat dapat menikmati ikan dari aliran Sungai Lematang.
(foto: Bupati Lahat Aswari Rivai)
Meski ikan yang dilepas merupakan jenis lele, mujair dan gurame, ke depan dapat berkembang biak. Sedekah terhadap alam ini, ungkap Aswari dapat menjadikan ekosistem terus terjaga.
"Sebagai wujud sekedah terhadap alam, Silahkan diperlihara, ikan yang kami lepas juga tentu untuk dinikmati masyarakat juga," ujar Kak Wari usai melepas bibit ikan di aliran Sungai Lematang, Desa Tanjung Payang, Kota Lahat.
Selain itu, menurut Kak Wari, kearifan lokal dapat menjaga ekosistem sungai. Seperti yang dilakukan masyarakat di wilayah Kikim Area. Masyarakat menetapkan salah satu lubuk di aliran sungai sebagai lokasi yang dilarang untuk dieksploitasi ikannya dalam jangka waktu tertentu. Sehingga populasi benar-benar terjaga.
"Kita apresiasi sistem lubuk larangan yang diterapkan masyarakat di Kikim," tutur Kak Wari.
(foto: Bupati Lahat Aswari Rivai)