JANGAN lagi Anda anggap sepele kebiasaan menggigit kuku. Dilansir dari Prevention, menurut Profesor Dermatologi di George Washington University, Adam Friedman, ancaman serius penyakit lain mengintai Anda.
Salah satunya adalah infeksi parah di bagian sekitar kuku. Dia melanjutkan, ada masalah kesehatan lain yang mengancam Anda bila kebiasaan itu tidak cepat dihilangkan. Berikut paparannya
1. Infeksi menjijikan
Jika Anda menggigit bagian kulit dekat kuku terlalu besar, Anda bisa mengekspos atau membuka kulit halus di bawah kuku Anda. membiarkannya terkena bakteri dan bila masuk mulut, kuman patogen dari kulu bisa masuk lewat mulut Anda. Mulut akan penuh dengan bakteri!
2. Peradangan
Komposisi kimia pada air liur memungkinkan memecah lemak dan molekul makanan lainnya. Sementara itu, air liur juga membantu pencernaan Anda. Bila kebiasaan menggigit kuku masih terus dilakukan, itu dapat merusak dan menghambat mulut Anda. Kasus ini sama seperti Anda menjilat bibir Anda sendiri, reaksinya adalah bibir menjadi pecah-pecah! Air liur sebenarnya mengotori kulit Anda.
3. Memicu penyakit lain
Memasukan jari ke dalam mulut adalah tindakan kotor! Hal tersebut sama saja membiarkan mikroorganisme jahat masuk ke dalam mulut. Kondisi semakin parah bila tangan Anda sebelumnya memegang barang yang kotor. Virus jahat pun akan masuk ke tubuh tanpa Anda sadari itu. Hal tersebut pastinya akan memicu penyakit dalam tubuh yang berbahaya!
4. Menghentikan pertumbuhan kuku
Kuku jari mengandung lapisan generatif yang disebut matriks. Dengan keseringan menggigit kuku, infeksi pun bisa saja terjadi dan menyebabkan kuku tak tumbuh lagi atau terjadi kelainan pada kuku.
Kuku jari Anda mengandung lapisan generatif yang disebut "matriks", yang seperti tempat tidur di mana semua sel punca Anda kembang, Friedman menjelaskan. Menggigit atau menggigit infeksi terkait dapat merusak matriks itu, yang bisa menyebabkan kuku tumbuh keemasan atau kelainan kuku, katanya.
5. Merangsang tumbuhnya kutil wajah
Kuku yang rusak karena digigiti berisiko memunculkan kutil di wajah! Hal tersebut terjadi karena ketidaksengajaan Anda menyentuh wajah dengan jari yang infeksi. Bila kuku atau jari sudah infeksi, ingat, jangan sekali-kali memegang wajah tanpa membersihkan tangan terlebih dulu.
(Helmi Ade Saputra)