Kolaborasi Seni Kabupaten Tabanan dan Jembrana Pukau Penonton di Penutupan Hari Kedua Pesta Kesenian Bali

Utami Evi Riyani, Jurnalis
Senin 12 Juni 2017 11:06 WIB
Penutupan hari kedua Pesta Kesenian Bali 2017 (Foto: Utami Evi Riyani/Okezone)
Share :

SEBUAH pentas seni kolaborasi antara Kabupaten Tabanan dan Jembrana menutup hari kedua Pentas Kesenian Bali tadi malam, Minggu, 11 Juni 2017. Kolaborasi kedua kabupaten tersebut semakin mengukuhkan kekuatan seni budaya Bali dalam menarik wisatawan.

Kabupaten Tabanan dan Jembrana membawakan Parade Gong Kebyar Wanita yaitu Sekaa Gong Wanita Nila Wikrama dan Sekaa Gong Wanita Kelurahan Lelateng. Kedua kelompok kesenian dari dua kabupaten tersebut tampil di Panggung Terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali yang memiliki daya tampung sekira 7 ribu orang.

Kabupaten Tabanan dan Jembrana sempat menampilkan beberapa kali pentas seni yang dikemas dengan apik. Kabupaten Jembrana mempersembahkan antara lain Tabuh Kreasi Campuhan dan Tari Kidang Kencana. Tabuh Kreasi Campuhan menceritakan tentang pertemuan air dari dua arah berbeda. Ini tak lepas dari tema Pesta Kesenian Bali ke-39, yaitu Ulun Danu - Melestarikan Air Sebagai Sumber Kehidupan. Dalam tabuh kreasi ini, air dipercaya sebagai sumber untuk memberikan kekuatan dan keseimbangan dalam diri. 

Sementara Kabupaten Tabanan menutup pentas seni dengan tarian Pancoran Ngecor. Kedua kelompok seni yang membawakan pentas seni pada malam kedua Pesta Kesenian Bali adalah wanita, terutama para penabuh gong.

Kondisi Panggung Terbuka Ardha Candra di malam kedua pun tak kalah ramainya dengan malam pembukaan PKB di hari pertama. Para penonton memadati seluruh tempat duduk yang tersedia. Mereka juga tak henti-hentinya bertepuk tangan menyaksikan satu demi satu kesenian yang ditampilkan. 

Para penonton yang menyaksikan acara ini secara langsung rata-rata adalah anak-anak, anak muda, hingga orangtua. Tak hanya wisatawan domestik, namun juga wisatawan mancanegara yang datang untuk menyaksikan kesenian budaya Bali. 

Pesta Kesenian Bali memang merupakan salah satu festival terbaik. Bahkan, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengakui bahwa tidak ada acara lain yang mengalahkan festival tahunan yang digelar selama satu bulan ini.

Dalam pelaksanaan Pesta Kesenian Bali ke-39 yang didukung oleh Kementerian Pariwisata ini, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Agung Yuniartha juga bersyukur karena kementerian telah membantu mempromosikan acara ini sejak Januari lalu. 

"Harapan kita Pesta Kesenian Bali masuk dalam calendar of event itu. Harapannya wisatawan tahu betul ada festival apa di Bali. Paling enggak bisa berpikir bulan Juni ke Bali ada apa," tandasnya kepada Okezone di Bali baru-baru ini. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya