HARI WAISAK 2017: Begini Cara Rayakan Waisak di Candi Borobudur Tetap Nyaman

Dewi Kania, Jurnalis
Kamis 11 Mei 2017 11:25 WIB
Candi Borobudur (foto: Instagram/@dimsumjungle)
Share :

CANDI Borobudur menjadi lokasi perayaan puncak Waisak di Indonesia. Jika wisatawan ingin mengikuti ritualnya dan tetap nyaman, ada tips yang bisa diikuti!

Berikut tips yang dapat diterapkan wisatawan ketika menghabiskan liburan Waisak di destinasi Candi Borobudur.

Ikuti semua acara ritual

"Khusus bagi wisatawan berumat Buddha, wajib mengikuti rangkaian acara perayaan Waisak dari awal sampai akhir," kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Prambanan, Borobudur dan Ratu Boko Edi Setijono kepada Okezone di Sleman, Yogyakarta, baru-baru ini.

Tujuannya agar Anda dapat melaksanaan ibadah dengan baik sesuai urutannya. Tidak cuma itu, Anda juga dapat menambah pengetahuan, selain dapat pahala.

Hormati umat yang merayakan

Di Candi Borobudur jelas tumpah ruah semua wisatawan yang merayakan Waisak maupun tidak. Jika hanya ingin menyaksikan ritual ibadah, Anda harus menghormati umat Buddha yang sedang menjalankan ibadah. Jangan mengganggu dengan membuat onar di sekitarnya atau juga berebut tempat untuk mendapatkan foto yang bagus.

Tidak membawa banyak barang bawaan

Bagi pengunjung Candi Borobudur jangan membawa banyak barang bawaan saat menghabiskan waktu di sana. Ruang geraknya sangat sempit karena penuh sesak orang. Bawalah barang yang sekiranya penting, seperti dompet, gadget dan perangkatnya, botol air, kamera, kacamata, dan jaket.

Abadikan momen terindah

"Karena Waisak merupakan hari besar agama yang datangnya sekali setahun, wajib diabadikan momennya. Ini jangan lupa, bisa menyesal soalnya," tambah Edi.

Bawa kamera yang bisa menangkap gambar paling indah. Saat mencari spot foto yang tepat, jangan berebut dengan pengunjung lain karena bisa mengganggu ritual ibadah umat Buddha.

Tidak membawa kendaraan dari penginapan

Karena padatnya lalu lintas di sekitar Candi Borobudur, lebih baik Anda tak membawa kendaraan sendiri untuk diparkir. Percuma, jalanan menuju candi akan macet dan menghabiskan waktu. Lebih baik naik kendaraan umum atau shuttle bus dari lokasi penginapan. Ini perlu diingat ya! (fid)

(Hessy Trishandiani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya