KAPAL atau perahu karam bersejarah banyak ditemukan perairan Indonesia. Potensi wisata seperti ini sangat sayang jika tidak dieksplorasi para pencinta kegiatan menyelam.
Dikenal dengan sebutan wreck diving, menyelam di kapal karam bisa dilakukan di berbagai lokasi di perairan Indonesia. Berikut adalah beberapa di antaranya:
Teluk Mandeh, Sumatera Barat
Sebuah kiriman dibagikan oleh penyelam hitam (@penyelamhitam) pada Nov 2, 2016 pada 6:27 PDT
Kapal bekas penjajah Belanda yang tenggelam ketika berperang merebut Indonesia, menjadi spot menyelam kapal karam yang bisa dicoba di surga tersembunyi ini.
Kapal tersebut bernama MV Boelongan Naderland, yang tenggelam pada 1915, berada di kedalaman 17-28 meter di Teluk Mandeh. Hingga kini, spot kapal karam itu banyak diincar penyelam dunia karena wisata kapal karam sudah masuk ke level internasional.
Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah
Kepulauan Togean meninggalkan sejarah Perang Dunia Kedua, yang salah satunya dapat ditemui dari peninggalan pesawat karam B-24 Bomber American Squadron. Berada di kedalaman 16-21 meter, pesawat ini berukuran panjang 17 meter dengan lebar 22 meter.
Pesawat tersebut masih dalam kondisi yang cukup baik, dengan baling-baling di sayap kanan yang masih utuh, juga dengan senjata turet di belakang dan kursi pilot dengan co-pilot. Bangkai pesawat ini kemudian menjadi rumah bagi jutaan ikan warna-warni.
Tulamben, Bali
smile it's friday . . . ð· : @fazri_kojier
Sebuah kiriman dibagikan oleh Fajar Alamsyah (@fajaraa01) pada Apr 28, 2017 pada 12:30 PDT
Kapal karam United States Army Transport (USAT) Liberty dulunya adalah kapal perang untuk angkutan barang atau kargo yang tenggelam saat berlayar melayani kebutuhan militer Amerika Serikat pada Perang Dunia Kedua.
Bangkai pesawat ini pertama kali ditemukan warga Tulamben pada tahun 1970-an. Kini, bangkai kapal ini ditumbuhi karang, yang menjadi rumah bagi aneka ikan. Spot menyelam ini bisa dijangkau 100 km dari Denpasar, di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.
(Fiddy Anggriawan )