ORANGTUA tidak boleh menolak anaknya mendapatkan vaksin. Karena cara ini merupakan pencegahan segala penyakit yang paling afdol.
Berikut panduan jenis vaksin atau imunisasi dasar yang wajib diberikan kepada bayi setidaknya 0-9 bulan. Vaksin ini dapat melindungi si kecil dari berbagai macam penyakit, Bunda. Simak penjelasannya, dilansir WebMD, Senin (24/4/2017).
Hib
Vaksin ini melindungi terhadap Haemophilus influenzae tipe b (Hib). Itu merupakan jenis bakteri yang menyebabkan gangguan otak dan pendengaran bayi.
Hepatitis B
Berikan bayi 0 bulan vaksin hepatitis B yang merusak hati. Tak perlu mengantarkan si kecil ke rumah sakit besar, Anda bisa mendapatkan cuma-cuma vaksin ini di fasilitas layanan primer alias puskesmas.
Rotavirus
Vaksin rotavirus dapat melindungi anak dari ancaman diare, muntah, serta dehidrasi. Si kecil sudah boleh mendapatkannya sejak usia enam minggu. Diberikannya dua kali ya Bunda.
DPT
Anak juga harus mendapatkan imunisasi difteri, pertusis, tetanus (DPT). Ini merupakan vaksin kombo yang melindungi anak dari tiga penyakit yang sangat serius. Difteri dapat mencegah pembengkakan, tetanus dapat mengganggu otot, dan pertusis merupakan penyakit batuk rejan yang menyebabkan kematian pada anak.
Pneumokokus
Vaksin pneumokokus dapat melindungi terhadap Streptococcus pneumonia. Virus ini menyebabkan meningitis, pneumonia, dan beberapa infeksi telinga yang berbahaya bagi si kecil.
Polio
Serangan polio dapat melumpuhkan anak dalam masa tumbuh kembangnya. Sejak usia dua bulan, anak sudah harus mendapatkannya, karena penyakit polio dapat mengganggu masa depan anak.
Campak
Di usia sembilan bulan, si kecil masih harus mendapatkan vaksin untuk mencegah penyakit campak. Efek sampingnya hampir tidak ada demam, berbebda dengan vaksin DPT dan polio.
(Helmi Ade Saputra)