SEBAGAI bahan minuman yang sifatnya universal, teh banyak jadi konsumsi orang dalam keseharian. Tapi jenis dan kualitas teh kadang berbeda sesuai kelasnya. Semakin tinggi kualitas teh maka akan ada harga yang semakin tinggi pula untuk membayarnya.
Jangan langsung percaya dengan harga selangit pada kemasan teh yang diakui sebagai teh premium. Karena teh dengan kualitas nomor wahid ini memiliki beberapa ciri khas. Dijelaskan Mika Hadi, pemilik Tea Addict yang sekaligus pakar teh saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.
“Teh premium pasti diproduksi dari daun teh yang paling bagus, hanya bagian pucuk daun teh yang digunakan. Dari sini saja sudah bisa dilihat kualitasnya dari bentuk daun yang utuh, aroma teh yang semerbak harum,” jelas Mika.
Lebih lanjut, Mika juga mengatakan teh premium akan terus menghasilkan aroma dan rasa yang dominan meskipun sudah disebuh beberapa kali. “Biasanya minum teh seduh kan airnya bisa di-refill. Dari sini juga kelihatan kalua teh premium pasti aroma dan rasanya akan tetap ada, bahkan ampasnya juga bisa digunakan,” lanjutnya.
Penulis buku masak ini mengaku sebagai salah satu penikmat teh premium yang juga menikmati ampasnya. “Sayang sekali kalau ampas teh premium dibuang begitu saja, ambil saja daunnya kan lebar tuh bisa dimakan, Cocol pakai sambal, enak,” cerita Mika sambal menutup perbincangan.
(Santi Andriani)