Apakah Bentuk Gunung Selalu Segitiga?

Erika Kurnia, Jurnalis
Senin 13 Maret 2017 09:30 WIB
Pegunungan Rocky (foto: Zach Dischner/Flickr)
Share :

SEJAK kecil kita mungkin dikenalkan bahwa gunung itu berbentuk segitiga. Tapi, kenyataannya tidak selalu segitiga atau kerucut.

Sebuah studi baru di Nature Climate Change menunjukkan bahwa bentuk pegunungan jauh lebih rumit. Setiap gunung memang memiliki puncak yang menyempit, tapi sebelum berujung di sana, medannya bisa berbagai macam rupa.

Akademisi dari Princeton University, Paul Elsen dan rekannya Morgan Tingley mengidentifikasi empat bentuk gunung yang berbeda. Gunung berbentuk piramida atau kerucut menurut mereka hanya sebagian kecil dari bentuk pegunungan.

Elsen pun mencontohkan model lain dari gunung yang ia dapatkan setelah trekking di Himalaya, India, untuk penelitian tentang keanekaragaman hayati burung.

"Saya pernah mendaki lereng yang benar-benar curam di sana. Di bagian atas, mereka menjadi datar dan sangat luas. Memang ada puncak berbentuk segitiga, seperti Everest," katanya.

Seperti dikutip dari Atlas Obscura, ia dan Tingley kemudian menganalisis 182 pegunungan dan mengidentifikasi empat bentuk yang menggambarkan bagaimana daerah pegunungan mencuat dari pusat menjauhi permukaan bumi.

Empat bentuk tersebut yaitu bentuk berlian, piramida, piramida terbalik, dan jam pasir. Yang paling umum, menurut mereka, adalah bentuk "berlian".

Hampir seperempat dari rentang pegunungan memiliki bentuk "jam pasir", di mana lereng curam ke atas, sebelum mendatar menjadi dataran tinggi yang luas, seperti Himalaya.

Perilaku pergerakan awal pegunungan yang kurang umum adalah sebagai "piramida terbalik", di mana mereka menjadi kurang curam mendekati puncak. Pegunungan Kunlun di China adalah contohnya.

Bentuk-bentuk ini berpengaruh penting bagi hewan yang hidup di sana. Seperti yang menjadi perhatian peneliti tersebut, hewan-hewan di gunung akan bergeser ke atas untuk menyesuaikan suhu lingkungan yang mereka sukai karena fenomena pemanasan global.

Tapi, setidaknya dari analisis tersebut kita bisa memikirkan kembali bagaimana pegunungan yang kita daki.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya