Lagi Hamil Tapi Mau Luluran? Ingat Hal-Hal Penting yang Harus Diperhatikan!

Pradita Ananda, Jurnalis
Senin 06 Maret 2017 18:00 WIB
Ilustrasi perawatan lulur ibu hamil (Foto: Esseandco)
Share :

SEPERTI yang telah disebutkan dalam artikel sebelumnya, bahwa wanita yang sedang mengandung pun ternyata masih bisa dan boleh-boleh saja melakukan ritual luluran.

Namun tentunya dengan catatan, bahan luluran yang dipakai adalah garam alami dan body-scrub dengan kandungan dasar gula. Selain memperhatikan bahan lulur yang digunakan, tentunya masih ada sederet hal penting yang harus diperhatikan wanita mengandung yang hendak melakukan ritual luluran. Apa saja? Baca ulasannya di bawah ini, seperti disitat Momjunction, Senin (6/3/2017).

Intensitas gerakan

Saat menggosok tubuh, sangat penting adanya untuk memperhatikan intensitas gerakan. Saat luluran, gosoklah tubuh dan wajah dengan gerakan perlahan. Jangan pernah menggosok permukaan kulit dengan gerakan cepat dan keras karena malah bisa menimbulkan luka goresan.

Prioritaskan bahan lulur alami 

Daripada membeli body-scrub yang tersedia di pasaran. Untuk ibu hamil memang lebih disarankan untuk menggunakan lulur rumahan yang terbuat dari bahan-bahan alami. Seperti garam, gula, dan biji jojoba.

Pantangan

Perlu diingat bahwa tidak semua bahan alami bisa digunakan sebagai bahan luluran untuk ibu hamil. Hindari menggunakan lulur yang mengandung kandungan bahan alami seperti, chamomile, jahe, melati, peppermint, rosemary, mawar, dan kemiri. Mengapa? Karena bahan-bahan alami ini dapat menstimulasi peredaran darah menstruasi. Selain itu hindari juga penggunaan lulur dan lotion lidah buaya, dan produk-produk yang dapat menimbulkan risiko cacat pada bayi.

Hindari minyak alami

Ibu hamil yang hendak melakoni ritual luluran, perlu mengingat bahwa lulur atau bodu-scrub dengan kandungan minyak alami atau minyak esensial aniseed, almond, basil, lada hitam, lemongrass, pinus, adas manis, minyak camphor, lemon, cengkeh, dan adas adalah sederet bahan yang wajib dihindari dan menjadi pantangan karena selain dapat membuat kulit yang sensitif menjadi iritasi. Disebutkan juga malah bisa menjadi racun bagi kulit wanita yang sedang mengandung.

Konsultasi 

Disarankan untuk sebelum melakukan luluran, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter ahli. Di mana kepada dokter ahli nanti bisa ditanyakan soal bahan apa yang cocok untuk digunakan, dan seberapa sering ritual luluran ini aman untuk dilakukan.

(Dinno Baskoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya