4 Dessert Manis Arab yang Siap Jadi Pencuci Mulut Siang Ini

Devi Setya Lestari, Jurnalis
Kamis 02 Maret 2017 14:31 WIB
Dessert khas Arab (Foto: Egyptianstreet)
Share :

MAKANAN penutup atau dessert populer banyak berasal dari Prancis tapi bukan berarti negara lain tak punya dessert yang manisnya menggoda. Salah satu yang punya varian dessert cukup banyak dan beragam adalah Timur Tengah khusunya Arab.

Dilansir dari EgyptianStreet, Kamis (2/3/2017) berikut empat dessert manis asal Arab yang bisa jadi penutup makan siang sekaligus camilan manis.

Zainab finger, balah el sham dan luqmat el qadi

Ini adalah nama untuk tiga jenis kue yang terbuat dari adonan tepung gandum dan diolah dengan cara digoreng. Dessert ini disajikan bersama madu, taburan gula bubuk dan sirup manis. Khusus untuk zainab finger, hidangan ini sudah ada sejak 100 tahun lalu ketika seorang wanita bernama Zainab membuat dessert yang cantik.

Rice puding

Puding beras ini disajikan dengan taburan kayu manis bubuk. Rice puding berasal dari Timur Tengah, dan menariknya makanan ini tercatat dalam buku kesehatan bukan kitab masakan. Hal ini dikarenakan rice puding merupakan makanan kaya gizi yang baik untuk kesehatan terutama sistem pencernaan. Selain sebagai makanan penutup, rice puding dianjurkan untuk dimakan sebagai santapan semua usia agar sistem pencernaan lancar dan sehat. Makanan ini terbuat dari campuran tepung beras dan susu yang ditambah gula sebagai pemanis serta taburan kacang dan kayu manis.

Qatayef

Qatayef adalah hidangan penutup Arab yang biasa jadi sajian makanan di bulan Ramadhan. Hidangan ini dikatakan berasal dari Fatimiyah. Berbentuk pangsit, qatayef diisi dengan keju akkawi atau keju tawar. Beberapa orang membuat qatayef dengan tambahan kacang. Hidangan ini umumnya digoreng namun beberapa budaya membuat qatayef dengan cara dipanggang. Dessert ini disajikan dengan kucuran madu dan sirup gula manis atau gula bubuk.

Feteer

Feteer atau feteet meshaltet awalnya dikenal dengan aebutan maltout feteer. Di Mesir Kuno, makanan ini jadi hidangan persembahan untuk para dewa. Sejak saat itu makanan ini populer di banyak tempat dan jadi favorit masyarakat Mesir dan Timur Tengah. Feteer diolah dengan cara dipanggang dan disajikan sesuai selera. Beberapa orang suka makan polos tetapi ada juga yang suka diberi madu, keju, selai, gula dan molase.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya