GENERASI millennial banyak yang keluar dari pekerjaan mereka untuk keliling dunia dan menikmati suguhan menarik di setiap tempat. Seperti yang dilakukan James Asquith sebagai traveller termuda di dunia yang sudah keliling 196 negara.
Gelar ini bukan asal pilih saja, di usianya yang ke-24, ia berhasil keliling 196 negara dalam kurun waktu lima tahun. Sehingga, tahun lalu Guiness World Record menobatkan pria ini sebagai traveller termuda yang pernah keliling semua negara.
Kini, di usianya ke 28 tahun, James bekerja di Deutsche Bank di London, yang tidak pernah ia rencanakan sebelumnya.
Foto kiriman James Asquith (@jamesasquithtravel) pada Jan 9, 2017 pada 1:06 PST
"Saya tidak pernah merencanakan untuk keliling di setiap negara. Tetapi, saya hanya ingin melihat lebih sehingga memutuskan untuk pergi ke mana saja," ungkapnya sebagaimana dikutip businessinsider, Kamis (19/1/2017).
Di usia mudanya, James yang lahir di Sussex Inggris banyak menghabiskan waktu di London untuk menabung.
"Saya mendapatkan uang dengan melakukan pekerjaan kecil seperti mencuci mobil tetangga di usia 12 tahun untuk mendapatkan uang," jelasnya.
Dengan uang hasil tabunganya, James yang saat itu berusia 18 tahun mengambil langkah besar untuk keliling Asia Tenggara bersama temannya. Setelah puas keliling, ia pun mengunjungi Afganistan selama perang, dan travelling menggunakan jeep ke Somalia.
Foto kiriman James Asquith (@jamesasquithtravel) pada Jan 6, 2017 pada 1:09 PST
Tak hanya itu, James juga pernah bekerja di Super Market hingga bar dan hotel di Amerika Selatan, serta masih banyak lagi kisahnya selama perjalanannya.
"Ketika ini dimulai, saya ingat untuk berpegian dengan menggunakan backpack, dan pria di toko bilang 'ambil yang satu ini, ini bisa membuat Anda bertahan'. ' Tidak, ini hanya tiga bulan,' dua hari setelahnya saya kembali dan pesan tiket ke Mesir yang jadi trip solo pertama saya," tuturnya.
Ayah James diketahui merupakan seorang pilot di British Midland Internasional. "Saya mulai pergi bersama ayah ketika saya bisa atau tidak tanpanya. Pikiran saya hanya ingin melihat lebih," tuturnya.
Foto kiriman James Asquith (@jamesasquithtravel) pada Jan 18, 2017 pada 1:04 PST
Namun sang ayah mengungkapkan, jika anaknya malah sudah menghampiri tempat yang belum pernah ia datangi seperti Sierra Leone, Ethiopia, Irak, Kazakhstan, dan tempat-tempat mahal lainnya.
James travelling saat sedang mengambil kuliah di London School Economics.
"Saya tinggal bersama orang tua saya. Jadi saya harus menabung. Saya bekerja tiga pekerjaan sekaligus, dan mulai membangun bisnis acara mahasiswa yang membuat ini semua bisa terjadi," pungkas James.
(Fiddy Anggriawan )