TENTU tidak ada orang yang ingin dibohongi oleh orang dekat. Namun, bukan berarti Anda tak bisa tahu ketika seseorang mencoba berbohong di depan Anda.
Mantan anggota CIA, Philip Houston, Michael Floyd, dan Susan Carnicero membeberkan beberapa tanda seseorang sedang berbohong. Simak ulasannya dilansir dari Parade, Kamis (19/1/2017):
Ada jeda dalam bicaranya
Ketika Anda bertanya pada seseorang dan dia tidak langsung menjawab, ada kemungkinan dia sedang menyiapkan karangan cerita. Ada jeda selama beberapa saat sebelum dia mulai merespons sedikit demi sedikit. Hal ini disebut sebagai salah satu indikator bahwa dia sedang berbohong.
Verbal dan non-verbal tidak cocok
Orang yang jujur biasanya akan menunjukkan bahasa tubuh yang sesuai dengan apa yang dikatakannya. Sementara, pada orang yang berbohong, gesturnya terlihat tidak sesuai dengan ucapannya. Misalnya, ketika dia menjawab “iya”, namun kepalanya secara perlahan bergerak ke kanan dan ke kiri.
Menyembunyikan mata atau mulut
Seseorang yang sedang berbohong sering menyembunyikan mata atau mulutnya. Misalnya, dia menjawab dengan menutupi mulutnya dengan tangan, artinya dia sedang menyembunyikan sesuatu. Hal ini juga dapat dilihat ketika dia menghindari kontak mata dengan lawan bicara. Dia melakukan ini di alam bawah sadar dan mencoba karena sedang memberikan jawaban yang bohong.
Berdehem atau menelan ludah
Berdehem atau menelan ludah sebelum menjawab pertanyaan juga bisa menjadi indikasi seseorang sedang berbohong. Secara emosional, dia sedang berusaha mengatur nada bicara yang akan dikeluarkan ketika sedang berbohong. Jika dia berdehem atau menelan ludah setelah berbicara, itu bukan masalah. Tetapi jika dia melakukannya sebelum berbicara, bisa jadi dia sedang berbohong.
(Vien Dimyati)