Wow!, Gadis Ini Berhasil Turunkan Bobot 50 Kg dalam 18 Bulan

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis
Jum'at 13 Januari 2017 17:03 WIB
Georgia Nesbit sukses turunkan 50 kg berat badan (Foto: Dailymail)
Share :

GEORGIA Nesbit, gadis berusia 17 tahun ini pernah dibully karena bobotnya yang mencapai 123 kg. Ia dikategorikan mengalami obesitas tingkat berat. Sadar perlu menanamkan hidup sehat, dalam waktu 18 bulan, Georgia berhasil menurunkan berat badannya hingga 50 kg.

Sewaktu kecil, Georgia memiliki kebiasaan makan yang buruk. Ketika diberi uang oleh orangtuanya, ia selalu membelikannya roti sebagai sarapan. Tak hanya itu, Georgia juga membeli ayam goreng dan kue lumpur.

Kebiasaan pola makan yang tidak terkontrol ini berdampak saat ia memasuki usia remaja. Georgia harus mengahadapi olokan tamen-temannya akibat bobotnya yang mencapai satu kwintal.

"Ketika aku berjalan, orang-orang pada memerhatikanku karena besarnya tubuhku," ungkap Georgia.

Selain makan kue lumpur dan ayam goreng untuk sarapan, Georgia juga gemar minum minuman bersoda dan minuman manis lainnya.

Rasa percaya dirinya terus menurun ketika anak-anak di sekolahnya menyinggung soal berat badannya. Bahkan, ia terpaksa untuk mengenakan pakaian ibunya.

"Aku harus memakai pakaian ibuku karena pakaian anak-anak tidak ada yang mencukupi ukuranku," tambahnya.

Ketika ia masih berusia 1 tahun, sahabatnya berpaling dan mengutarakan kecemasannya kepada saya. Sahabatnya takut bila satu saat nanti Georgia meninggal karena penyakit yang bisa saja menyerangnya.

"Memiliki sahabat yang berkata demikian, memang menyulitkan bagiku. Tapi dipikir-pikir, aku sangat membutuhkannya," terangnya.

Georgia juga mengatakan, neneknya meninggal ketika ia berusia 22 tahun karena obesitas. Mendalami kisahnya, membuat Georgia menemukan titik balik untuk menurunkan berat badannya.

Selain itu, Georgia juga didiagnosis mengalami sindrom polikistik ovarium yang memengaruhi peningkatan berat badannya.

"Aku sadar, mengapa menurunkan berat badan begitu menyulitkan. Aku ingin orang-orang melihat bahwa saya bisa menurunkan bobot ini, meski mengalam sindrom ovarium polikistik," jelasnya.

Dokter akhirnya menyarankan ia untuk melakukan operasi lambung ketika berusia 18 tahun dengan biaya operasi mencapai Rp170 juta. Namun, ia bertekad untuk menurunkan berat badannya secara alami.

Mulai Mei 2015, Georfia bergabung di gym dan berolahraga setidaknya lima kali dalam seminggu. Ia juga menerapkan diet sehat. Bahkan, berat badannya turun menjadi 73 kg setelah 18 bulan. Georgia belajar banyak soal nutrisi dan bagaimana memoderasi karboidrat.

Penurunan berat badannya ini berhasil dilakukan Georgia berkat dukungan dari keluarganya. Bahkan diet alami ala Georgia menimbulkan dampak positif bagi keluarganya.

"Sekarang, keluargaku benar-benar makan sehat dan metode ini benar-benar membantu kami semua," tukasnya. Demikian dilansir dari Dailymail, Jumat (13/1/2017).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya