WISATA air sungai dan telusur goa rupanya banyak diminati pengunjung untuk merayakan pergantian tahun baru maupun libur panjang. Salah satunya, destinasi di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Salah satu pengurus Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kabupaten Pangandaran Asep Kartiwa mengatakan, Desa Selasari memiliki hamparan luas wilayah 1.935 hektare yang berada di ketinggian 300mdpl dengan karakteristik daerah batuan kars.
Berdasarkan hasil survey, di Desa Selasari ditemukan lebih dari 90 goa, kini beberapa goa telah dibuka menjadi objek wisata yang difasilitasi dengan perlengkapan body rafting.
“Diantara goa yang kini sudah siap kunjung menjadi objek wisata diantaranya goa sutra reregan, goa panggung, goa peteng, goa panjang, goa parat, goa lanang, goa gede dan goa citalun,” tambahnya.
Masing-masing goa memiliki ciri khas dan keunikan mulai dari yang terpendek sepanjang 50 meter hingga yang terpanjang sekitar 300 meter kedalamannya dengan hiasan alami ornament batu stalagmit dan batu kapur yang mengerucut membentuk hiasan alami.
“Bebatuan stalagmit yang terdapat di dalam goa tersebut masih alami dan belum tereksploitasi sebab lokasinya berada di tengah hutan dan masih jarang dijamah manusia,” papar Asep.
“Dengan banyaknya lokasi objek wisata alam goa dan sungai untuk body rafting juga situs budaya kami harap menjadi salah satu pilihan wisatawan yang jenuh dengan lokasi wisata di Pangandaran yang sebelumnya sering dikunjungi,” pungkas Asep.
(Renny Sundayani)