15 Juta Wisatawan Mancanegara Ditargetkan Datang ke Indonesia di 2017

Erika Kurnia, Jurnalis
Selasa 06 Desember 2016 15:45 WIB
Ilustrasi Wisatawan Mancanegara (foto: Okezone)
Share :

SEBANYAK 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 265 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Indonesia diharapkan terwujud pada 2017 mendatang. Jumlah tersebut mencapai sepertiga dari target kunjungan 20 juta wisman sampai 2019 yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam Rakornas Kepariwisataan ke-IV Indonesia Incorporated, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyampaikan bahwa di tahun 2017 pemerintah harus mulai mengimplementasi program prioritas pembangunan pariwisata seperti digital tourism, homestay, dan konektivitas udara.

Namun demikiam, Kemenpar menekankan target tersebut hanya akan tercapai jika semua unsur pariwisata bisa bersinergi. Mereka yang berperan adalah pemerintah tentunya, para pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media, yang kelimanya disebut sebagai unsur pentahelix.

"Kementerian dan lembaga serta unsur pariwisata lainnya harus bekerja sama, seperti lagu 'maju serentak, tentu kita menang'. Pariwisata harus disadari bersama sebagai 'core business' negara kita yang penting diperjuangkan," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, di Grand Ballroom Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2016).

Arief menegaskan kembali amanat Presiden Joko Widodo agar pertumbuhan sektor pariwisata dipercepat dan diakselerasikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah dalam program pembangunan lima tahun ke depan fokus pada sektor infrastruktur, maritim, energi, pangan, dan pariwisata.

"Penetapan kelima sektor ini dengan pertimbangan signifikansi perannya dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang terhadap pembangunan nasional. Dari lima sektor tersebut, pariwisata ditetapkan sebagai leading sector karena dalam jangka pendek, menengah, dan panjang pertumbuhannya positif," tutur Arief.

Dibandingkan dengan sektor lain, pembangunan pariwisata merupakan yang paling mudah menciptakan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan melestarikan lingkungan hidup. Dalam konteks ini, pariwisata memiliki prinsip "Semakin dilestarikan, Semakin Menyejahterakan".

Prospek pariwisata dunia tersebut menjadi acuan dalam menetapkan target pariwisata nasional ke depan. Itulah mengap presiden menetapkan target pariwisata sampai 2019 harus naik dua kali lipat dan memberikan kontribusi pada PDB nasional sebesar 8 persen, devisa Rp 240 triliun, menyerap 13 juta orang tenaga kerja, jumlah kunjungan wisman 20 juta, dan pergerakan wisnus 275 juta, serta menaikkan indeks pariwisata Indonesia ke peringkat 30 dunia.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya