MENJADI seorang pelayan restoran bukanlah hal yang mudah. Pajak service sebesar 20 persen tidak bisa dijadikan takaran jaminan pengunjung resto bisa mendapatkan service yang memuaskan. Banyak hal yang dilakukan pelayan restoran hingga membuat pengunjung ogah datang lagi ke restoran.
Dilansir dari Lamag, Minggu (27/11/2016) berikut beberapa kesalahan yang kerap dilakukan seorang pelayan restoran.
Menanyakan berapa banyak makanan yang akan dipesan
Sebagai pengunjung pastinya Anda ingin dilayani dan dihormati layaknya seorang raja. Tujuan utama ketika datang ke restoran adalah untuk makan tetapi orang tidak suka jika ditanya berapa jumlah makanan yang akan dipesan. Berapapun jumlah makanan yang dipesan baik itu dua atau tujuh piring, seharusnya pelayan memberikan servis yang sama tanpa membedakan banyaknya jumlah pesanan.
Memaksakan menu terbaik adalah yang paling mahal
Menu yang dibanderol dengan harga mahal bisa jadi adalah menu andalan, namun bukan patokan itu adalah menu terbaik bagi Anda. Beberapa pelayan bersikukuh menawarkan menu terbaik dengan banderol harga selangit, tapi cobalah objektif dan pilih menu yang sebaiknya sesuai dengan selera Anda.
Tidak menawarkan minuman selain air mineral dan soda
Menyambagi restoran mewah tentu ingin menjajal beberapa makanan dan minuman favorit. Tapi akan jadi mengesalkan ketika Anda hanya ditawarkan minuman yang standar yang di manapun Anda bisa mendapatkannya. Air mineral atau soda biasanya jadi minuman yang kerap ditanyakan padahal di dalam buku menu banyak pilihan minuman yang menarik.
Tidak menerima masukan
Usai proses makan berakhir biasanya pelayan akan menanyakan bagaimana rasa makananya. Jika Anda memberi masukan sementara wajah pelayan menunjukkan seolah saran Anda hanya sebuah ocehan anak kecil, ini pastinya menyebalkan. Masukan dari pelanggan harusnya jadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas dan standar dari restoran baik dari segi servis ataupun segi kualitas makanan. Jika tidak didengarkan dengan baik, bagaimana semua keluhan dan saran bisa membuat perubahan di kedepannya.
Menjelaskan biodata pribadinya
Siapa yang peduli dengan latar belakang pelayan yang melayani makanan di restoran. Orang datang ke restoran tentunya mengharapkan servis yang baik dan kualitas makanan yang sebanding dengan harga. Tidak ada satu pun pengunjung yang ingin tahu bagaimana latar belakang pribadi pelayan. Pelayan yang sok akrab pastinya akan mendapat cap tak beretika oleh pengunjung resto.
(Santi Andriani)