KALAU kalian pernah mendaki ke Semeru, Anda mungkin tidak melewatkan bangunan ini setelah turun dari mobil jeep. Sebuah bangunan berbentuk pondok di Ranu Pane itu awalnya basecamp yang sering digunakan sejak beberapa dekade silam.
Dikutip dari akun Instagram, Sahabat Volunteer Semeru @saverindo, bangunan itu diresmikan pada 29 September 1979. Pondok tersebut sudah tidak memiliki penerangan, sulit air, dan jauh dari keramaian sehingga tidak lagi dilirik pendaki sekarang.
Meski demikian, tempat ini masih digunakan juga untuk bermalam oleh sedikit pendaki pada saat musim pendakian sedang ramai-ramainya. Beberapa dari pendaki pun menceritakan sedikit pengalamannya.
“Sekitar 3-4 tahun lalu ke Semeru. Tiba dan istirahat di sini bersama rombongan 10-15 orang. Tetap nyaman untuk istirahat dan tenang,” tulis pemilik akun Docae.
“Ini tempat aku dulu kala waktu ke Semeru, asik, syahdu, cuma pake lilin. Sampai waktu rebahan ada bayangan item lewat, jelas banget. Tempat legendaris bagi saya dan teman-teman,” tambah pengguna Instagram, Srilanangaji.
“Banyak kenangan di waktu itu untuk para pendaki, sebelum ada tempat berteduh di samping pos perijinan...,” kenang akun Erwinprasetiyokritz.
Pondok yang dibangun dari papan kayu bercat putih ini memiliki satu pintu masuk kecil dengan jendela penuh sticker yang biasa ditempeli pendaki. Meski tidak nampak rusak dari luar, bangunan yang panjang ke belakang ini terlihat lama tidak terurus.
“Pondok Pendakian Gunung Semeru yang lama ini sudah sangat jarang bahkan sudah tidak pernah lagi disinggahi pendaki jaman sekarang. Pendopo di samping kantor resor Ranupani tentunya lebih nyaman karena ada penerangan dan tersedia colokan listrik, berdampingan juga dengan mushola serta toilet. Mungkin juga karena sekarang rata-rata pendaki selalu terburu-buru,” tulis @saverindo.
(Fiddy Anggriawan )