KREATIVITAS tak ada batasnya, ketika kreativitas terus dieksplorasi maka akan menjadi sesuatu yang unik dan indah. Ini juga yang sekiranya memotivasi empat pemuda-pemudi Indonesia yang memenangkan Lomba Perancang Aksesori 2016 di pagelaran mode sepekan Jakarta Fashion Week 2017 di hari terakhir, Jumat 28 Oktober 2016.
Ke empat pemuda dari total 10 peserta yang telah melalui proses penilaian dan lolos sebagai pemenang antara lain, Yonatan Digo juara 1 asal Surabaya, Gie Sanjaya juara 2 asal Jakarta, Evelyn Nathania juara 3 asal Jakarta dan Michellie Danara pemenang favorit pilihan khalayak asal Tangerang.
Sebelum menguumumkan pemenang, tentunya seluruh peserta berkesempatan untuk menampilkan hail karya yang dibawakan supermodel di fashion tent JFW 2017.
Yonatan Digo
Sebagai informasi, untuk pemenang I yakni Yonatan Digo mengusung tema Supernova, dengan galaksi pattern yang ditempel stut berhasil membuat penonton di row fashion tent nanar menatapnya karena menginginkan tas, sepatu dan aksesori karya pemuda 23 tahun ini. “Supernova itu terinsiprasi dari galaksi. Kaitannya dengan tema LPA 2016 Art Attack, galaksi ini adalah sesuatu yang tidak terbatas sama seperti seni,” beber Yonatan mengenai karyanya.
(foto: arif pratama)
Gie Sanjaya
Lalu untuk pemenang yang ke dua, Gie Sanjaya, berhasil memukau dengan karyanya yang bertema Bohemian Art Style.
(foto: arif pratama)
Evelyn Nathania
Pemenang ke tiga Evelyn Nathania hadir dengan tema Gaia Charter.
(foto: arif pratama)
Arya Michellie Danara
Jangan melupakan pula, pemenang favorit yang mengusung tema Shinta Arya, Michellie Danara.
(foto: arif pratama)
Seluruh pemenang Lompa Perancang Aksesori 2016 ini mendapatkan uang tunai total Rp 30 juta. Pemenang pertama memperoleh hadiah utama ShortCourse Fashion Accessories selama dua minggu di Instituto Maragngoni. Pemenang ke dua mendapatkan uang tunai Rp 15 juta plus perhiasan emas, pemenang ke tiga mendapatkan uang tunai Rp 10 juta plus perhiaan emas, sedangkan pemenang favorit mendapatkan uang tunai Rp 5 juta dan juga perhiasan emas.
Dalam konferensi pers seusai presentasi karya peserta Lomba Perancang Aksesori 2016 ini, Petty S. Fatimah selaku penyelanggara mengungkapkan harapannya agar ajang seperti ini bisa memotivasi pemuda lain untuk terus berkarya. “Khususnya untuk perancang aksesori juga bisa disejajarkan dengan perancang busana,” tutup Petty.