SELURUH penerbangan Garuda Indonesia telah dipindahkan ke Terminal 3 Ultimate. Maskapai nasional ini tak mengalami kesulitan dalam perpindahan.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Arif Wibowo mengatakan, tidak ada kesulitan yang berarti dalam memindahkan seluruh penerbangan domestiknya.
Hal ini disampaikan Arif saat bersiap menyambut penerbangan perdana Garuda Indonesia dari Jakarta ke Jayapura dan dari Jakarta ke Ternate.
"Tidak ada kesulitan untuk perpindahan ini. Hanya kesulitan teknis biasa, tapi secara umum berjalan dengan baik," tutur Arif Wibowo kepada Okezone di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno - Hatta, Cengkareng, Banten, Senin 8 Agustus 2016.
Arif juga menyampaikan bahwa sistem keberangkatan dan kedatangan di Terminal 3 Ultimate tidak berbeda dengan terminal sebelumnya. Bahkan, pelayanan yang disediakan lebih baik dari sebelumnya.
Meski demikian, ada yang berbeda dari terminal sebelumnya. Yakni tidak adanya jasa porter di terminal ini.
Sehingga penumpang melakukan pelayanan sendiri layaknya di bandara-bandara canggih di luar negeri.
"Biasanya di terminal arrival kan banyak porter. Nah, ini tidak ada porter. Style-nya modern seperti di luar negeri. Jadi self manage-nya lebih banyak," terang Arif.
Seperti diketahui, Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno - Hatta mulai beroperasi secara resmi pada Selasa 9 Agustus 2016.
Terminal ini melayani seluruh penerbangan domestik Garuda Indonesia terhitung sejak pukul 00.01 WIB.
(Johan Sompotan)