MELEWATI Pekalongan ketika mudik Lebaran melalui jalur darat, sebaiknya Anda manfaatkan juga untuk berwisata kuliner.
Pekalongan tak hanya dikenal sebagai kota batik, tapi juga memiliki sejumlah kuliner yang bakal memanjakan lidah. Saat tubuh sudah lelah selama perjalanan mudik melalui jalur Pantura, begitu tiba di Pekalongan, sempatkan icip-icip kulinernya. Berikut rekomendasi Okezone.
Nasi Megono
(Foto: Ilustrasi/Twitter)
Siapa sih yang tidak pernah mendengar nama nasi megono. Ya nasi megono adalah makanan khas dari daerah Pantura Jawa Tengah bagian Barat, termasuk di Pekalongan.
Menu ini terdiri dari nasi putih dengan cacahan nangka muda yang dicampur dengan parutan kelapa. Biasanya disantap bersama dengan mendoan atau tempe goreng setengah matang
Di daerah asalnya disebut sego megono dan mudah ditemukan di warung makan sepanjang jalan di Pekalongan
Salah satu yang bisa Anda sambangi adalah di Pasar Banjar Sari, Jalan Sultan Agung, Jawa Tengah. Nomer telepon: 081229599789
Garang Asem
(Foto: Pemkotpekalongan)
Salah satu yang bisa Anda coba adalah garang asem Masduki. Garang asam Masduki berupa daging sapi yang dimasukkan ke dalam kuah yang telah dibumbui.
Berdiri sejak 1959, keberadaan Garang Asem Masuki telah dikenal luas di Kota Batik ini.
Tempat makan ini beralamat di Jalan Jendral Sudirman No.158, Pekalongan Barat Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Telepon:+62 285 4412100
Es durian
(Foto:Bayumurti)
Ketika Anda tiba di Pekalongan saat terik di atas kepala, paling enak memang menikmati minuman dingin atau es. Maka es durian di Gubug Es Merak bisa jadi pilihannya.
Es durian disajikan dengan campuran kelapa muda, kelapa kopyor, alpukat, ataupun kombinasi semua bahan.
Gubug “Es Merak”
Alamat: Jl. Merak no.12 A, Pekalongan
Telepon: (0285) 421231
Ceriping
(Foto:Wisatakuliner)
Tiba di Pekalongan, maka Anda patut mencicipi ceriping. Ceriping adalah semacam tiram yang digoreng.
"Ada lagi yang saya suka sekali, yaitu ceriping. Ceriping itu kaya scallop (tiram-red), kecil-kecil digoreng, itu juga enak banget," kata Desainer Didi Budihardjo yang beberapa waktu lalu sempat menetap di Pekalongan untuk pekerjaannya.
Ceriping bisa mudah Anda temukan di setiap rumah makan di tepi pantai di Pekalongan.
Nasi Uwet
(Foto: Foursquare)
Nasi uwet yang bisa Anda sambangi adalah Nasi Uwet Zarkasi. Penampakannya adalah adalah nasi biasa yang kemudian diberi sayur, daging kambing dengan campuran babat, jeroan yang diikat usus. Berbeda dengan gulai, olahan daging berkuah cokelat ini tidak menggunakan santan dalam pemasakannya.
Orang Pekalongan biasanya menyantap dengan megono atau sayur nangka dengan parutan kelapa.
Alamat
Jalan Sulawesi 25 Pekalongan