LAMANG tapai popular jadi santapan buka puasa di Padang Sumatera Barat. Ternyata, makanan ini dijual di Jakarta juga ramai peminat.
Pemandangan ini terlihat di pasar takjil Bendungan Hilir (Benhil), banyak penjual lamang tapai yang kebanjiran pembeli saat bulan puasa. Anggi, salah satu pedagang lamang tapai di pasar takjil Benhil mengaku di hari pertama, dagangannya laris manis terjual.
“Kalau bulan puasa memang ramai yang beli. Ini tadi bawa banyak, tapi sekarang tinggal sedikit,” kata Anggi sambil menunjuk lamang tapai yang tinggal beberapa buah.
Lamang tapai ini adalah menu buka puasa masyarakat Padang, Sumatera Barat. Selongsong bambu diisi dengan beras ketan dan dimasak dengan cara dibakar diatas api hingga matang, kemudian disajikan dengan tapai ketan hitam.
Lamang tapai punya rasa yang gurih dan enak jika dimakan langsung, tapi akan semakin lezat jika disantap bersama tapai ketannya.
“Ini dimakan langsung bisa, gurih rasanya, tapi kalau pakai tapai makin mantap,” lanjut Anggi seraya berpromosi.
Harga yang dibanderol untuk satu buah lamang tapai utuh adalah Rp40.000, sementara untuk tapai ketannya cukup dihargai Rp10.000 perbungkus. Jika merasa satu lamang tapai terlalu besar, maka Anda bisa membeli setengah porsi dengan harga Rp20.000.
(Tuty Ocktaviany)