Capaian Kemenpar Dukung Festival Daerah Selama 2015

Utami Evi Riyani, Jurnalis
Sabtu 28 November 2015 11:41 WIB
Banyak festival daerah sukses digelar selama 2015 (Foto: Arfiansyah/Okezone)
Share :

TAHUN 2015 segera berakhir. Lalu, apa saja pencapaian yang telah dilakukan Kementerian Pariwisata terkait festival yang dihelat berbagai daerah di Indonesia?

Sepanjang tahun ini Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sangat mendukung berbagai kegiatan di daerah dan pusat yang sifatnya mempromosikan pariwisata Indonesia. Kegiatan-kegiatan itu biasanya tertuang dalam festival yang merepresentasikan masing-masing daerah, baik dari segi budaya maupun perekonomian.

Ada beberapa event besar daerah yang didukung langsung oleh Kemenpar, di antaranya Tour de Singkarak, Festival Danau Toba, Sail Tomini, Festival Musik Bambu, dan Musi Triboatton. Setiap festival di masing-masing daerah pun memiliki keunikan tersendiri yang membuat wisatawan selalu mengingat ciri khas tersebut.

“Masing-masing daerah ini punya keunikan. Seperti Tour de Singkarak, karena memang alam dan budayanya sangat luar biasa. Kalau Musi Triboatton di Sungai Musi, bagaimana kita mempromosikannya menjadi destinasi wisata air,” terang Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar, Raseno Arya, kepada Okezone di Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

Raseno Arya jelaskan soal event daerah (Foto: Yosep/Okezone)

Selain itu, Kemenpar juga mendukung festival kuliner yang digelar di berbagai daerah. Indonesia seperti diketahui memiliki daerah yang masing-masing memiliki kuliner khas dan bisa dipromosikan sebagai andalan.

“Festival kuliner di Makassar itu juga luar biasa. Karena selama ini kita tidak tahu bahwa ada waktu tertentu untuk makan di Makassar. Coto makassar dan lain-lain ada waktunya sendiri untuk menikmati itu,” jelas pria ramah ini.

Lebih lanjut, Raseno juga menjelaskan bahwa wisata bahari menjadi salah satu fokus Kemenpar. Pasalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai poros maritim.

Memang tidak sulit untuk menemukan potensi wisata bahari di negara kepulauan ini. Tetapi yang menjadi permasalahan adalah aksesibilitas dan infrastruktur yang belum maksimal.

Sejalan dengan promosi yang kian gencar, Kemenpar terus bekerja sama dengan beberapa kementerian terkait untuk membangun sarana dan prasarana yang memudahkan wisatawan untuk mengeksplorasi suatu tempat.

“Semuanya kita minta berpartisipasi, salah satunya dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, karena pariwisata juga terkait dengan bidang lain,” tutupnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya