SAAT istri asyik terlelap, tak jarang suami malah minta “jatah”. Apa yang sebaiknya istri lakukan, pura-pura tidur pulas, atau menerima ajakannya?
Sebenarnya tidak ada yang salah jika tiba-tiba saja kita atau pasangan merasa horny di tengah malam. Siapa pun bisa mengalaminya, apalagi kalau mengingat kesibukan masing-masing sehingga kehidupan seksual baru bisa dilakukan di waktu luang, setelah menyelesaikan urusan kantor dan rumah.
Sebuah studi yang diadakan Lovehoney juga mengungkapkan kalau 65 persen dari 300 pasangan yang disurvei menyebutkan kalau mereka lebih banyak bercinta di malam hari. Rata-rata dilakukan mulau jam 11 malam hingga pukul 01.00 dini hari.
Tapi, pandangan dan kebiasaan memang nggak bisa disamaratakan karena setiap pasangan pasti punya preferensi sendiri. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berikut tips dari Mommiesdaily.com:
Bercinta dengan spontan
Biasanya untuk mendapatkan hubungan seks yang berkualitas, salah satu solusi sering dilakukan pasangan sibuk adalah membuat merencanakan aktivitas seksual. Kenyataannya, antara dan kenyataan dan keinginan sering tidak berbanding lurus. Lebih susah mempraktikannya. Untuk itulah banyak yang bilang kalau hubungan seksual akan lebih nikmat jika dilakukan secara spontan, tanpa rencana.
Studi lain yang dilakukan di Australia juga menyebutkan bahwa 75 persen pria dari 800 warga Australia berpendapat, spontanitas sebagai bagian penting dari hubungan intim. Untuk itu, apabila Anda ataupun pasangan sedag merasa mood untuk melakukan hubungan seksual, ya, lakukan saja.
Santai saja
Hubungan seks di tengah malam sebetulnya memiliki banyak keuntungan, seperti misalnya anak-anak yang sudah nyenyak tertidur. Namun, jangan lupakan sesi foreplay lebih dahulu. Siapa pun pihak yang “digoda” akan butuh waktu untuk “panas”. Lebih bagus jika bisa dilakukan saat akhir pekan, sehingga Anda tak perlu takut kesiangan atau merasa kurang tidur lantaran begadang karena melakukan aktivitas seksual.
Jangan memaksa
Tentu tak ada ada orang yang senang jika dipaksa, terlebih untuk melakukan hubungan seksual. Hal ini berlaku untuk kita secara pribadi ataupun pasangan. Oleh karena itu, apabila sudah merasa turn on, ada baiknya untuk memacing secara perlahan. Tak adil rasanya apabila salah satu pihak merasa kesal dan merasa terpaksa untuk melakukannya. Urusan aktivitas bercinta, sikap egois memang harus dihindari.
Quickie di tengah malam
Anda merasa sesi bercinta mulai membosankan? Kalau ya, mungkin saatnya melakukan midnight quicky. Sesi bercinta ini hanya perlu dilakukan secara singkat.
Kombinasikan dengan “serangan fajar”
Melakukan hubungan intim tengah malam memang bisa dilakukan karena bisa memberikan sensasi, tapi kalau dilakukan setiap malam, repot juga kan? Bukan tidak mungkin kita akan merasa lelah dan kurang tidur yang akan menimbulkan efek buruk. Untuk itu aktivitas seks sebaiknya dilakukan di waktu yang berbeda, cobalah untuk mendapatkan sensasi “serangan fajar”.
Jika memang Anda merasa aktivitas seks dini hari memberatkan, tak ada salahnya untuk membicarakannya dengan pasangan. Jelaskan mengapa Anda tidak suka berhubungan seks di tengah malam, sehingga pasangan bisa memahami.
(Retno Wulandari)