TOUR de Singkarak akan kembali digelar tahun depan. Dua kota pun dianggap paling cocok menjadi tuan rumah 2016.
Setelah Tour de Singkarak 2015 dibuka di Kabupaten Pesisir Selatan, banyak pemerintah kota dan kabupaten yang mencalonkan diri sebagai tuan rumah TDS selanjutnya. Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumater Barat, Burhasman Bur.
"Ada beberapa yang usul. Pariaman, Padang Panjang, Solok Selatan, dan Dharmasraya. Tapi ketika mereka minta grand start, butuh hotel," terang Burhasman di Padang, Sumatera Barat, baru-baru ini.
Burhasman menjelaskan, pihak penyelenggara akan mengevaluasi perhelatan TDS 2015 dahulu sebelum memutuskan daerah mana yang akan menjadi tuan rumah TDS selanjutnya. Menurutnya, akomodasi dan infrastruktur juga menjadi salah satu faktor untuk menetapkan kota sebagai tuan rumah.
Namun, sejauh ini Burhasman melihat Padang Panjang dan Pariaman sebagai dua kota paling siap. Mengingat hotel masih menjadi kendala utama di kota-kota lainnya.
"Padang Panjang paling siap, karena ada hotel dan dekat dengan Bukittinggi. Kedua Pariaman, karena dekat dengan Padang," ujarnya.
Seperti diketahui sebelumnya, akomodasi menjadi permasalahan paling utama dalam penyelenggaraan Tour de Singkarak. Minimnya hotel di beberapa kota dan kabupaten membuat TDS belum maksimal.
"Persoalan kita hanya itu. Kalau akomodasi ada di setiap finish, peserta akan lebih enjoy," tutup Burhasman.
(Tuty Ocktaviany)