Berakhir sudah perhelatan Tour de Singkarak (TDS) 2015. Beragam komentar hadir demi membangun TDS lebih baik.
Di samping perlombaan, para pebalap yang berlaga di TDS mengatakan bahwa mereka menyukai Indonesia dan orang-orangnya yang ramah, khususnya masyarakat Sumatera Barat yang mengiringi mereka selama sembilan etape sejak tanggal 3 hingga 11 Oktober 2015.
Hossein Askari, pebalap Pishgaman Giant Team asal Iran juga mengungkapkan rasa bahagianya karena menjadi bagian dari perlombaan ini. Hossein sendiri beberapa kali memenangkan kategori individual.
"Semua etape berat. Tapi yang paling berat berat di etape dua dan empat. Saat sudah masuk race, saya harus berusaha keras," ujar Hossein di Padang, Sumatera Barat.
Etape dua mengambil rute Padang Pariaman - Solok. Sedangkan di etape empat, pebalap harus melewati rute Sawahlunto - Solok Selatan.
Namun Hossein menambahkan bahwa dengan usaha keras dan kekuatan tim, timnya dapat menjadi juara umum.
Hossein juga memuji kinerja polisi dan pihak keamanan lainnya yang membuat Tour de Singkarak 2015 sangat berkesan dan membuat mereka merasa nyaman. "I love singkarak. Spesial thanks untuk polisi karena keamanannya yang sangat baik, Tour de Singkarak keren," tutup Hossein.
(Johan Sompotan)